kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Bekasi siap tampung truk sampah bekas DKI Jakarta


Selasa, 28 Oktober 2014 / 23:12 WIB
ILUSTRASI. WHO memperingatkan agar masyarakat dunia tidak menggunakan gula buatan jika ingin mencoba menurunkan berat badan. KONTAn/Muradi


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih memilih mengadakan truk sampah baru ketimbang memperbaiki yang ada. Biaya perbaikan dan pembelian dianggap hampir sama.
Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan melelang truk-truk sampah yang usang ke kota atau wilayah penyangga Jakarta.

Kota Bekasi sudah siap menampung truk-truk bekas tersebut untuk dioperasikan di wilayah Kota Bekasi.

Berapa truk sampah yang akan dipakai Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan semua tergantung hasil pengecekan. Pihaknya hanya akan mengambil truk yang masih layak digunakan. "Beliau bilang (Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama) seadanya saja yang bisa diambil," ungkap Rahmat.

Memang Kota Bekasi kekurangan armada pengangkut sampah dari 1.700 ton sampah tiap harinya, baru bisa terlayani 40 persen.

Ia berharap dengan penambahan armada truk pengangkut sampah bisa terangkut 60-70 persen. Hal tersebut lah yang menyebabkan Kota Bekasi belum bisa meraih Adipura.
Sementara Plt Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok mempersilakan Wali Kota Bekasi memilih truk sampah yang dianggap masih layak dan bagus. "Cari saja yang masih bagus-bagus," kata Ahok.

Dikatakannya, DKI Jakarta saat ini emoh lagi menggunakan truk bekas. Sebab, biaya operasional pemeliharaannya hampir sama dengan pengadaan truk baru.
"DKI sekarang nggak main yang bekas, yang baru saja. Soalnya mau baru mau bekas biayanya hampir sama," ucapnya.(Adi Suhendi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×