Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja tiga komoditas unggulan Indonesia, yakni besi dan baja, minyak kelapa sawit dan turunannya, serta batubara, memberikan kontribusi besar terhadap ekspor nasional sepanjang periode Kuartal I-2026
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyebutkan ketiga komoditas unggulan tersebut menjadi penyumbang terbesar dari total ekspor nonmigas Indonesia selama periode tiga bulan pertama tahun ini.
"Total ketiga komoditas itu memberikan share sekitar 28,53% dari total ekspor non migas di Indonesia pada periode Januari sampai dengan Maret tahun 2026," ungkap Ateng dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026)
Baca Juga: Presiden Bagi-bagi Sembako Saat May Day, ICW: Transparasi Anggaran Dipertanyakan
Untuk komoditas besi dan baja, nilai ekspor tercatat naik tipis 0,56% secara tahunan menjadi US$ 6,53 miliar, dari sebelumnya US$ 6,49 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun dari sisi volume, ekspor besi dan baja justru turun 2,22% secara year on year (yoy) menjadi 5,26 juta ton.
Sementara itu, ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya mencatatkan kinerja positif. Nilai ekspor komoditas ini naik 3,56% yoy menjadi US$ 6,11 miliar, dibandingkan US$ 5,90 miliar pada kuartal I-2025. Dari sisi volume, ekspor CPO juga meningkat 9,30% yoy menjadi 5,85 juta ton.
Di sisi lain, ekspor batubara mengalami penurunan. Nilai ekspor komoditas ini turun 11,51% yoy menjadi US$ 5,50 miliar. Meski demikian, volume ekspor batubara tercatat masih tinggi, yakni mencapai 85,87 juta ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













