kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Kinerja Dunia Usaha Diperkirakan Turun Pada Kuartal III 2026, Ini Penyebabnya


Minggu, 19 Juli 2026 / 12:51 WIB
Kinerja Dunia Usaha Diperkirakan Turun Pada Kuartal III 2026, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Pemerintah siapkan skema kredit khusus pelaku UMKM perempuan (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) memperkirakan kinerja kegiatan dunia usaha turun pada kuartal III 2026. Hal ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada kuartal III mencapai 11,75%, lebih rendah dibandingkan dengan SBT pada kuartal sebelumnya sebesar 12,97%.

Menurunnya kegiatan dunia usaha tersebut disebabkan, menurunnya kinerja kegiatan usaha dari Lapangan Usaha (LU) Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang diprakirakan hanya tumbuh sesuai dengan pola musimannya dengan SBT sebesar 0,79%, lebih rendah dari kuartal sebelumnya sebesar 1,74%.

Adapun pendorong kegiatan usaha periode tersebut bersumber dari lapangan usaha (LU) Industri Pengolahan dengan SBT 1,47%, LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor dengan SBT 1,20%, sejalan dengan prakiraan tetap terjaganya permintaan masyarakat, serta LU Konstruksi dengan SBT 0,95% seiring dengan berlanjutnya pengerjaan sejumlah proyek.

Baca Juga: Realisasi Investasi Tembus Rp 1.010 Triliun, KSBSI Soroti Minimnya Serapan Kerja

“Selain itu, kinerja kegiatan usaha pada LU Pertambangan dan Penggalian dengan SBT 0,51% juga diprakirakan meningkat dipengaruhi oleh penurunan curah hujan sehingga mendorong kenaikan aktivitas pertambangan,” mengutip Laporan Survei Kegiatan Dunia Usaha, Minggu (19/7/2026).

Pada kuartal III 2026, penggunaan tenaga kerja diprakirakan meningkat dengan SBT sebesar 0,95%, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya sebesar SBT 0,14%. Peningkatan penyerapan tenaga kerja diprakirakan bersumber dari LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan SBT 0,06% sejalan dengan panen pada komoditas hortikultura dan perkebunan, LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (SBT 0,08%), serta LU Real Estat (SBT 0,12%).

Sementara itu, LU Industri Pengolahan juga mengalami perbaikan meski masih dalam fase kontraksi dengan SBT -0,14% pada kuartal III 2026, lebih tinggi dari SBT -0,54% pada triwulan II 2026 sejalan dengan aktivitas usahanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×