kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.205   47,00   0,27%
  • IDX 7.637   15,50   0,20%
  • KOMPAS100 1.056   3,79   0,36%
  • LQ45 759   1,39   0,18%
  • ISSI 277   0,91   0,33%
  • IDX30 404   0,85   0,21%
  • IDXHIDIV20 491   2,42   0,50%
  • IDX80 118   0,40   0,34%
  • IDXV30 140   1,19   0,86%
  • IDXQ30 129   0,39   0,30%

Hasil Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Melambat pada Kuartal I-2026


Jumat, 17 April 2026 / 11:15 WIB
Hasil Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Melambat pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Momentum kebangkitan industri tekstil Indonesia (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA Kinerja kegiatan dunia usaha pada kuartal I 2026 tercatat masih berada di zona positif meski mengalami perlambatan dibandingkan periode sebelumnya. 

Hal tersebut tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dirilis Bank Indonesia.

Direktur Departemen Komunikasi Anton Pitono mengatakan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada kuartal I 2026 tercatat sebesar 10,11%.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan SBT pada kuartal IV 2025 yang mencapai 10,61%.

Baca Juga: Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Diproyeksi Meningkat pada Kuartal II-2026

"Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha pada triwulan I 2026 terjaga," ujar Anton dalam keterangannya, Jumat (17/4).

Meski melandai, mayoritas lapangan usaha masih mencatatkan kinerja positif. Beberapa sektor yang menjadi penopang utama antara lain jasa keuangan dengan SBT 1,94%, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 1,54%, industri pengolahan sebesar 1,46%, serta perdagangan besar dan eceran termasuk reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,24%.

Anton menjelaskan, terjaganya aktivitas dunia usaha pada awal tahun ini turut didukung oleh peningkatan permintaan masyarakat selama momentum berbagai Hari Besar Keagamaan Nasional. 

Momentum tersebut antara lain perayaan Tahun Baru Imlek, Hari Suci Nyepi, serta periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Selain itu, aktivitas ekonomi juga didorong oleh dimulainya musim panen, khususnya pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

Ke depan, pelaku usaha memperkirakan kegiatan usaha akan meningkat pada kuartal II 2026. Responden survei memprakirakan SBT kegiatan usaha mencapai 14,80%, lebih tinggi dibandingkan capaian kuartal I 2026 sebesar 10,11%

Peningkatan tersebut diperkirakan terutama berasal dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang didukung berlanjutnya musim panen komoditas pangan dan tanaman perkebunan.

Selain itu, sektor pertambangan dan penggalian diproyeksikan meningkat seiring penurunan curah hujan yang mendorong aktivitas pertambangan.

Sementara itu, sektor konstruksi juga diperkirakan menguat seiring dimulainya pengerjaan sejumlah proyek pada periode tersebut.

Baca Juga: Resmi! Oleh-oleh Haji 2026 Hingga Rp 48 Juta Bebas Pajak Impor, Cek Jadwal haji

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×