kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

BI Catat Lonjakan Tekanan Harga Jual di Dunia Usaha pada Awal Tahun


Jumat, 17 April 2026 / 12:05 WIB
BI Catat Lonjakan Tekanan Harga Jual di Dunia Usaha pada Awal Tahun
ILUSTRASI. Belanja Eceran-Pelanggan berbelanja di pusat perbelanjaan di Jakarta (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat tekanan harga jual di tingkat dunia usaha meningkat pada kuartal I 2026. 

Hal ini tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dirilis pada Jumat (17/4), yang menunjukkan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) harga jual sebesar 15,82%, lebih tinggi dibandingkan 12,37% pada kuartal sebelumnya.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa kenaikan harga jual terutama bersumber dari beberapa lapangan usaha utama. 

Baca Juga: BI Catat Lonjakan Upah Pekerja, Sektor Perdagangan Paling Tinggi

Sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Motor mencatat SBT 4,65%, diikuti sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan SBT 4,07%, serta Industri Pengolahan sebesar 2,94%.

Menurut responden survei, kenaikan harga jual tersebut terutama dipicu oleh meningkatnya biaya bahan baku atau material, serta kenaikan biaya operasional lainnya yang harus ditanggung oleh pelaku usaha.

Meski demikian, tekanan harga jual diperkirakan akan melandai pada kuartal II 2026. SKDU memperkirakan SBT harga jual pada periode tersebut sebesar 12,81%, lebih rendah dibandingkan realisasi kuartal I 2026 yang mencapai 15,82%.

Perlambatan kenaikan harga jual tersebut diperkirakan terjadi terutama pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan SBT 3,56%, serta sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Motor dengan SBT 3,16%. 

Kondisi ini sejalan dengan penurunan biaya operasional dan biaya promosi yang dihadapi dunia usaha.

Baca Juga: Hasil Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Melambat pada Kuartal I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×