kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kilang tua, produksi minyak tak efisien


Kamis, 02 September 2010 / 16:29 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kilang penghasil bahan bakar minyak (BBM) Pertamina sudah uzur. Akibatnya, produksi minyak sudah tak lagi efisien.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh bilang, kilang-kilang di Indonesia sudah tergolong tua. Usianya mencapai puluhan tahun. "Akibatnya, produksi BBM tidak optimal," kata Darwin, saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Kamis (2/9).

Sejatinya, kilang tersebut memiliki kapasitas produksi 1,1 juta barel per hari. Namun, saat ini hanya bisa menghasilkan BBM sekitar 700.000 barel per hari. Sebagian lagi berupa turunan minyak lainnya. "Produksi ini tidak bisa memenuhi kebutuhan BBM harian," kata Darwin.

Produksi ini jauh dari kebutuhan BBM setiap hari yang mencapai 1,2 juta barel hingga 1,3 juta barel. "Makanya, saat ini kita selalu impor," kata Darwin.

Karena itu, Kementerian ESDM sedang memikirkan agar kilang minyak itu bisa menghasilkan BBM yang lebih optimal. "Kita butuh pengembangan teknologi dan modernisasi kilang," kata Darwin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×