kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kilang tua, produksi minyak tak efisien


Kamis, 02 September 2010 / 16:29 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kilang penghasil bahan bakar minyak (BBM) Pertamina sudah uzur. Akibatnya, produksi minyak sudah tak lagi efisien.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh bilang, kilang-kilang di Indonesia sudah tergolong tua. Usianya mencapai puluhan tahun. "Akibatnya, produksi BBM tidak optimal," kata Darwin, saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Kamis (2/9).

Sejatinya, kilang tersebut memiliki kapasitas produksi 1,1 juta barel per hari. Namun, saat ini hanya bisa menghasilkan BBM sekitar 700.000 barel per hari. Sebagian lagi berupa turunan minyak lainnya. "Produksi ini tidak bisa memenuhi kebutuhan BBM harian," kata Darwin.

Produksi ini jauh dari kebutuhan BBM setiap hari yang mencapai 1,2 juta barel hingga 1,3 juta barel. "Makanya, saat ini kita selalu impor," kata Darwin.

Karena itu, Kementerian ESDM sedang memikirkan agar kilang minyak itu bisa menghasilkan BBM yang lebih optimal. "Kita butuh pengembangan teknologi dan modernisasi kilang," kata Darwin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×