kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.177   -19,14   -0,31%
  • KOMPAS100 806   -4,98   -0,61%
  • LQ45 612   -3,18   -0,52%
  • ISSI 214   -0,43   -0,20%
  • IDX30 344   -1,75   -0,51%
  • IDXHIDIV20 426   -2,46   -0,58%
  • IDX80 92   -0,54   -0,59%
  • IDXV30 116   -0,66   -0,56%
  • IDXQ30 110   -0,70   -0,63%

Ketua KPPU bantah restui konsorsium tunggal asuransi TKI


Rabu, 19 Januari 2011 / 07:00 WIB


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Muhammad Nawir Messi menegaskan, KPPU tidak memberikan rekomendasi kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengenai pembentukan konsorsium tunggal penyedia jasa asuransi TKI.

Malah menurut Nawir, pihaknya meminta agar pembentukan konsorsium tunggal itu ditinjau kembali.

"Seingat saya pernah ada diskusi rountable, ada wakil dari Kemenakertrans, (tapi) tidak ada pernyataan (dari KPPU) bahwa itu tidak melanggar, bahkan rekomendasi KPPU agar mereview kembali "ujarnya kepada KONTAN, Senin (18/1).

Nawir menegakan, belum ada keputusan dari KPPU terkait pembentukan konsorsium penyedia jasa asuransi TKI itu. Karena itu dia mengatakan tidak benar, kalau menteri tenaga kerja mengklaim telah bertemu dengan ketua KPPU terkait hal ini. "Itu tidak benar,"ujarnya.

Lanjutnya, KPPU memberikan rekomendasi untuk meninjau kembali karena menurut penilaian KPPU pembentukan konsorsium tunggal itu tidak memberikan pilihan-pilihan perusahaan bagi TKI yang bisa memberikan akses bagi mereka untuk mengklaim haknya.

"Apakah TKI punya akses kemudahan untuk mengklaim ketika terjadi sesuatu pada diri mereka," ujarnya.

Tidak hanya itu kata Nawir, pihaknya merasa janggal kalau perizinan asuransi itu ditangani Kementerian Tenaga Kerja. "Kalau memang itu asuransi, seharusnya yang ngurus perizinan itu di Kementerian Keuangan, di sana ada unit kerja yang melakukan izin, dan pembinaan asuransi," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×