kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kepala BPOM baru ingin bikin UU BPOM


Rabu, 20 Juli 2016 / 16:12 WIB
Kepala BPOM baru ingin bikin UU BPOM


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Penny Kusumastuti Lukito, baru saja dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Rabu (20/7) ini. Usai dilantik, Penny berjanji, akan langsung bekerja membenahi sistem pengawasan obat dan makanan.

Untuk melaksanakan janji tersebut Penny mengatakan akan menempuh beberapa cara. Pertama, membangun dan memperbaiki sistem pengawasan obat dan makanan.

Kedua, meningkatkan koordinasi dengan instansi lain guna mewujudkan perbaikan pengawasan tersebut. "Pengawasan itu intinya kemandirian dan pengawasan. Dari tindak lanjut hasil pengawasan sendiri masih lemah dan yang kami akan perkuat dengan dukungan penuh presiden," katanya di Komplek Istana Negara Rabu (20/7).

Ketiga, dengan memperkuat sistem hukum bagi BP POM melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Salah satunya, mempercepat pembentukan undang-undang tersendiri untuk BP POM. "Insyaallah itu yang akan dilakukan," katanya.

Nila Moloek, Menteri Kesehatan mengatakan, sepakat dengan penguatan BPPOM tersebut. "Tapi perlu dilihat mana yang perlu diperbaiki dan diperkuat," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×