kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.961   17,00   0,09%
  • IDX 5.835   -163,92   -2,73%
  • KOMPAS100 756   -21,92   -2,82%
  • LQ45 576   -12,19   -2,07%
  • ISSI 201   -6,99   -3,36%
  • IDX30 327   -6,49   -1,95%
  • IDXHIDIV20 401   -7,57   -1,85%
  • IDX80 86   -2,32   -2,64%
  • IDXV30 109   -2,37   -2,14%
  • IDXQ30 105   -1,93   -1,81%

Kepala BGN dan Menkeu Purbaya Bahas Efisiensi Anggaran MBG


Jumat, 26 Juni 2026 / 11:20 WIB
Kepala BGN dan Menkeu Purbaya Bahas Efisiensi Anggaran MBG
ILUSTRASI. Nanik S. Deyang (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah mulai membahas langkah efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini dilakukan setelah dilakukannya evaluasi pada program janji politik Presiden Prabowo. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Kamis (25/6) menerima kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang di Kantor Kementerian Keuangan. Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah untuk menyempurnakan pelaksanaan program MBG, mulai dari efisiensi penggunaan anggaran hingga penguatan pengawasan.

Berdasarkan unggahan di akun Instagram resmi @menkeuri, pemerintah juga membahas penanganan berbagai potensi inefisiensi dalam pelaksanaan program.

Baca Juga: DJP Kantongi Pajak Ekonomi Digital Rp 6,81 Triliun hingga Mei 2026

"Pertemuan tersebut membahas sejumlah upaya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari efisiensi penggunaan anggaran, penanganan berbagai potensi inefisiensi, hingga penguatan pengawasan. Selain itu, kedua pihak juga membahas rencana percepatan implementasi program di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal)," demikian dikutip dari akun Instagram @menkeuri, Jumat (26/6).

Selain efisiensi anggaran, pemerintah juga membahas percepatan implementasi Program MBG di wilayah 3T. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan penerima manfaat, terutama di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan gizi.

Purbaya menyebut pembahasan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk terus menyempurnakan pelaksanaan Program MBG.Ke depan, pemerintah berharap program tersebut semakin tepat sasaran, memberikan manfaat yang optimal, serta berkelanjutan bagi anak-anak Indonesia," tulis postingan tersebut

Sebelumnya dikutip dari Reuters, sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebut BGN akan memangkas sedikitnya 15% dari anggaran MBG tahun ini yang mencapai Rp 268 triliun. 

Dengan demikian anggaran MBG berpotensi berkurang sekitar Rp 40 triliun sampai Rp 50 triliun tahun ini.Pemangkasan ini disebut sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh dan upaya pembenahan tata kelola program MBG. 

Baca Juga: Panda Bond Dijadwalkan Terbit Awal Juli, Kemenkeu: Minat Investor Cukup Tinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×