kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kendalikan inflasi 2021, administered prices dan volatile food jadi perhatian Menkeu


Jumat, 14 Agustus 2020 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan berkomitmen untuk menjaga tingkat inflasi di level yang terukur. Pada tahun 2021 nanti, target inflasi dipatok pada tingkat 3%. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, usaha pemerintah akan benar-benar dijaga, terutama dengan menjaga harga yang diatur oleh pemerintah (administered prices) maupun dari sisi harga pangan bergejolak (volatile food). 

Baca Juga: Dukung daya beli masyarakat, pemerintah tetapkan target inflasi 2021 sebesar 3%

"Selama ini kami sudah memberikan perhatian luar biasa dan anggaran tentang ketahanan pangan untuk menjadi salah satu prioritas yang sangat tinggi," ujar Sri Mulyani dalam konpers Nota Keuangan APBN, Jumat (14/8). 

Selain mendukung ketahanan pangan, pemerintah juga berupaya untuk menjaga stabilitas harga dengan cara menjaga ketersediaan pasokan pangan serta kelancaran distribusi. 

Lebih lanjut, perkembangan inflasi ini diyakini juga akan terpengaruh dari kekuatan pemulihan permintaan dan daya beli masyarakat. Pemerintah melihat, adanya tambahan likuiditas di masyarakat bisa mendorong naiknya permintaan. 

Baca Juga: Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 di rentang 4,4% - 5,5%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×