kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Kementerian PU Mulai Konstruksi 104 Sekolah Rakyat Tahap II


Kamis, 16 Oktober 2025 / 11:22 WIB
Kementerian PU Mulai Konstruksi 104 Sekolah Rakyat Tahap II
ILUSTRASI. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung digunakannya Sekolah Rakyat (SR) Sentra Paramita di Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, NTB (14/07/2025).


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melanjutkan program pembangunan infrastruktur pendidikan melalui konstruksi Sekolah Rakyat (SR) Tahap II. Tak tanggung-tanggung, pembangunan sekolah permanen ini akan menyasar 104 lokasi di seluruh Indonesia, menyusul tuntasnya renovasi 165 sekolah pada tahap I.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Pihaknya memastikan pembangunan fasilitas pendidikan ini akan berjalan cepat dengan kualitas yang terjamin.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul," kata Dody dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan Bangun 500 Sekolah Rakyat

Proses lelang untuk pekerjaan konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II telah di mulai sejak September 2025. Proyek ini didesain untuk menampung total 112.320 siswa, yang terbagi dalam 3.744 rombongan belajar (rombel) untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.

Rencananya, setiap unit sekolah akan dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Seluruh pembangunan ditargetkan rampung untuk dapat digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.

Adapun fasilitas yang dibangun mulai dari ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan digital, kantin sehat, klinik, hingga lapangan olahraga. Desain bangunannya juga menekankan prinsip ruang yang sehat, aman, dan efisien energi.

Baca Juga: Kementerian PU Targetkan 200 Sekolah Rakyat Rampung Juni 2026

Sebagai informasi, Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk menyediakan pendidikan gratis dengan sistem asrama (boarding school). Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, khususnya pada Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sebelumnya, pada Tahap I yang tuntas akhir 2025, Kementerian PU telah menyelesaikan 165 Sekolah Rakyat Rintisan. Capaian ini menjadi fondasi bagi pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bermutu bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

Baca Juga: Telan Anggaran Rp 206,17 Miliar, Sekolah Rakyat Tahap Ib Fungsional 31 Juli 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×