kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Kementerian PU Klaim, 12 Koridor Jalan Nasional di Sumut Sudah Bisa Dilalui


Selasa, 30 Desember 2025 / 11:45 WIB
Kementerian PU Klaim, 12 Koridor Jalan Nasional di Sumut Sudah Bisa Dilalui
ILUSTRASI. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. (Dok/Kementerian PU) Kementerian PU terus mengebut pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Sumut pascabencana banjir dan tanah longsor. ?


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengebut pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pascabencana banjir dan tanah longsor. 

Hingga saat ini, sebanyak 12 koridor jalan nasional utama yang sebelumnya lumpuh dilaporkan telah kembali fungsional dan dapat dilalui kendaraan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan, pemulihan akses jalan nasional menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat. Hal ini dilakukan guna memastikan distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terhenti lebih lama.

“Kementerian PU bergerak cepat memastikan jalur-jalur utama kembali fungsional agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terhambat, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (29/12).

Baca Juga: DPR Rapat Bersama Menteri dan Gubernur di Aceh, Apa yang Dibahas?

Dari 12 koridor tersebut, beberapa ruas krusial seperti Jalur Lintas Barat Sumatera (Sibolga–Barus–Batas Aceh) dan Lintas Tengah Sumatera (Sidikalang–Kutacane) dipastikan sudah terhubung. Begitu pula dengan Lintas Timur Sumatera dari arah Medan menuju Batas Aceh yang kini sudah bisa dilalui seiring surutnya genangan banjir.

Meski sudah dapat dilalui, Dody memberikan catatan khusus untuk koridor Sibolga–Batangtoru. Ruas ini baru bisa dilalui kendaraan roda empat dengan konstruksi timbunan tanah di atas alur sungai baru, namun akan ditutup sementara jika hujan lebat kembali turun dan debit air meningkat.

“Ruas ini (Sibolga–Batangtoru) akan ditutup sementara apabila terjadi hujan dan debit air meningkat. Penanganan jalan sementara terus dilanjutkan, termasuk instalasi Jembatan Bailey,” tegasnya.

Selain jalan nasional, Kementerian PU juga memastikan infrastruktur jalan tol di Sumatera Utara tetap baik. Ruas tol Medan–Pangkalan Brandan, Medan–Sinaksak, hingga Tebing Tinggi–Kisaran dilaporkan beroperasi secara normal tanpa gangguan berarti.

Untuk koridor Tarutung–Sipirok sepanjang 68 km, saat ini masih diberlakukan pengaturan lalu lintas melalui jalan sementara (detour). Sementara itu, koridor Batangtoru–Singkuang juga sudah terhubung namun masih terbatas untuk kendaraan ringan karena masih diperlukan perbaikan dan pemadatan agregat akibat cuaca ekstrem.

Guna mengantisipasi gangguan susulan, Kementerian PU tetap menyiagakan alat berat dan personel di titik-titik rawan, mengingat curah hujan di wilayah Sumatera Utara masih tergolong tinggi. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami akan terus bekerja tanpa henti hingga penanganan darurat tuntas dan dilanjutkan dengan perbaikan permanen agar infrastruktur kembali andal dan aman,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemerintah Terbitkan Aturan Tentang Bayar Royalti Lagu di Ruang Publik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×