kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Kementerian Pariwisata siapkan anggaran khusus untuk bencana


Jumat, 26 Oktober 2018 / 08:07 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan dan GUNUNG AGUNG


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pariwisata sangat rentan terhadap bencana. Karenanya, Menteri Pariwisata, Arief Yahya anggarkan dana khusus untuk kebencanaan.

Menpar Arief Yahya mengaku telah menganggarkan dana khusus untuk kebencanaan. Dana yang dialokasikan ini disebut memiliki besaran Rp 100 miliar dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2018 dan telah dianggarkan kembali dalam RAPBN 2019.

Dana mitigasi bencana akan dialokasikan untuk penanganan saat bencana dan pasca-bencana. "Misalnya menjamin wisatawan mendapatkan transportasi ke terminal terdekat dan memperoleh hotel gratis pada hari H bencana di lokasi bencana," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima kontan.co.id, Kamis (25/10).

Kementerian Pariwisata sejatinya sudah mempunyai Tim Crisis Center (TCC) yang bertugas untuk melakukan manajemen krisis kepariwisataan. TCC dikomandoi Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwsata Guntur Sakti. Cara kerja TCC dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pertama tahap tanggap darurat, kedua tahap rehabilitasi, dan ketiga tahap normalisasi.

Selain itu, Kementerian Pariwisata juga bersinergi dengan Pentahelix menggelar Forum Group Discussion (FGD). Hal tersebut bertujuan membatasi dramatisasi dan amplifikasi keadaan-keadaan bencana atau kerusuhan dengan bersinergi dengan Pentahelix.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×