kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Kementerian Luar Negeri berencana beli properti yang disewa di luar negeri


Senin, 14 Maret 2011 / 12:34 WIB
ILUSTRASI. E-Bike H2L Bolt Blue Lacquer - Telescopic Seatpost


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Luar Negeri berencana membeli properti yang selama ini disewa oleh pihak kedutaan besar di luar negeri. Wakil Menteri Luar Negeri Triyono Wibowo mengatakan, tujuan pembelian properti ini untuk menghemat anggaran Kementerian Luar Negeri.

Triyono mengatakan, pembelian properti tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan. Di antaranya, bobot hubungan diplomatik yang mempunyai pengaruh bagi pemerintah.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga mempertimbangkan asas oportunitas, ekonomis dan keperluan spesifik seperti misi perlindungan warga negara. "Untuk efesiensi anggaran dikarenakan jika kami ingin mengungsikan TKI yang bermasalah tidak dapat mengungsikan di wisma karena pemiliknya tidak mengizinkan," tuturnya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Senin (14/3).

Wakil Ketua Komisi I DPR Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung langkah tersebut. Dia mengatakan, pemerintah mempercepat pengadaan hak milik wisma dan properti.

Tahun lalu, anggaran penyewaan wisma dan properti sebesar Rp 14,5 miliar. Sebanyak 25% untuk Eropa timur dan Eropa barat sebanyak 15%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×