kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Kemensos akan Menerima 30.000 Siswa Baru Sekolah Rakyat (SR) pada 2026


Senin, 02 Maret 2026 / 23:55 WIB
Kemensos akan Menerima 30.000 Siswa Baru Sekolah Rakyat (SR) pada 2026


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa tahun 2026, Kemensos merencanakan akan menerima 30.000 siswa baru Sekolah Rakyat (SR).

Saifullah mengatakan bahwa Kemensos siap membuka seleksi penerimaan siswa Sekolah Rakyat (SR) pada tahun ini.

"Tahun ini direncanakan bisa menampung siswa sekitar 30.000. Ditambah yang tahun kemarin ada hampir 16.000. Jadi sudah 46.000," kata Saifullah ketika ditemui di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Baca Juga: BI Komitmen Jaga Stabilitas Harga Pangan pada Ramadan dan Idul Fitri 2026

Dalam rangka untuk penjangkauan calon siswa Sekolah Rakyat, Kemensos bakal melakukan pelatihan kepada para pendamping sosial.

"Khususnya pendamping PKH supaya mereka benar-benar bisa konsisten, profesional dalam menjalankan tugas," ucapnya.

Saifullah menegaskan bahwa proses seleksi siswa Sekolah Rakyat harus bersih tanpa adanya titipan ataupun sogok menyogok.

"Tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada kongkalikong, tidak boleh ada bayar-membayar," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa yang bisa bersekolah di Sekolah Rakyat adalah anak-anak yang berasal keluarga desil 1 atau 2, setelah melalui proses asesmen.

Nantinya, para kepala daerah akan mengirimkan nama-nama calon siswa Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial.

Baca Juga: Transformasi Pengawasan Pajak, Ideatax Sebut Peran Bukti Permulaan Makin Kuat

"Tentu setelah itu dikirim ke kepala daerah, dalam hal ini bupati, wali kota, atau gubernur untuk diajukan kepada kami sebagai siswa Sekolah Rakyat," ucapnya.

Setelah itu, kata Saifullah, pihaknya bakal melakukan pengecekan dan verifikasi untuk memastikan Sekolah Rakyat benar-benar menjadi wadah pendidikan bagi anak-anak yang paling membutuhkan.

"Setelah kami cek kembali sekali lagi, kami lakukan verifikasi validasi, jika memang semuanya memenuhi syarat maka akan kami tetapkan sebagai siswa Sekolah Rakyat," jelasnya.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/02/21540951/tahun-ini-mensos-targetkan-sekolah-rakyat-tampung-30000-siswa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×