kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kemenkeu: Uang kita habis untuk subsidi BBM


Kamis, 13 Februari 2014 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Berikut 5 Cara Mengetahui Bahwa Seseorang Telah Memblokir Akun Instagram Kita


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, tantangan ekonomi Indonesia sangat berkaitan erat dengan ketahanan energi.

Pasalnya, di tengah penurunan produksi minyak mentah setiap tahun, kebutuhan akan energi semakin banyak. Sementara itu, saat ini nilai tukar rupiah semakin tertekan. Impor minyak pun semakin menguras cadangan devisa.

"Uang kita habis untuk BBM (bahan bakar minyak) subsidi. Harus ada effort yang sistematis," kata Askolani, di Jakarta, Kamis (13/2/2014).

Dalam Diskusi Panel Enhanced Oil Recovery (EOR) III tersebut, Askolani mengatakan, konsumsi BBM bersubsidi semakin membengkak. Tahun ini diperkirakan kebutuhannya mencapai 49 juta kiloliter. Negara pun harus merogoh kocek Rp 350 triliun.

Di sisi lain, produksinya terus turun, dari sekitar 860.000 barrel per hari (bph) pada 2013, menjadi 804 ribu bph. Menurut Askolani, missmatch antara produksi dan kebutuhan energi ini dapat mengganggu keseimbangan anggaran di pemerintah.

"Bayangkan tidak ada minyak lagi, padahal konsumsi terus meningkat. Kita bukannya dapat uang, tapi ganggu cadangan devisa 100 miliar dollar AS," terang Askolani.

"Melihatnya bukan saat ini saja, tapi 20-30 tahun ke depan bagaimana ketahanan energi ini? Harus melihat makro. EOR ini harus untuk nahan supaya tidak jadi masalah," katanya. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×