kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Duh! Nilai impor BBM bisa membengkak!


Rabu, 12 Februari 2014 / 18:58 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi cara cek penerima BSU tahap 2.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pergerakan harga minyak dunia saat ini masih terbilang tinggi. Bahkan trend harga cenderung mengalami kenaikan. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terus bergerak ke atas harga US$ 100 dolar per barel.

Jika trend kenaikan harga tetap terjadi, diprediksikan nilai impor Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun 2014 akan membengkak. Hal ini disampaikan oleh Ekonom Bank Internasional Indonesia (BII) Juniman di Jakarta, Rabu (12/2).

Juniman bilang, harga minyak berperan cukup besar dalam menentukan nilai impor BBM. Meskipun pembelian minyak yang dilakukan oleh Indonesia melalui mekanisme forward trading, tetapi jangka waktunya tidak terlalu lama.

Faktor lain yang mempengaruhi impor minyak adalah tingkat konsumsi dalam negeri. Ia meramal, konsumsi minyak dalam negeri diperkirakan masih tetap tinggi. "Faktor harga dan konsumsi jika meningkat akan mendorong impor minyak kita," ujar Juniman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×