CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Duh! Nilai impor BBM bisa membengkak!


Rabu, 12 Februari 2014 / 18:58 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi cara cek penerima BSU tahap 2.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pergerakan harga minyak dunia saat ini masih terbilang tinggi. Bahkan trend harga cenderung mengalami kenaikan. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terus bergerak ke atas harga US$ 100 dolar per barel.

Jika trend kenaikan harga tetap terjadi, diprediksikan nilai impor Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun 2014 akan membengkak. Hal ini disampaikan oleh Ekonom Bank Internasional Indonesia (BII) Juniman di Jakarta, Rabu (12/2).

Juniman bilang, harga minyak berperan cukup besar dalam menentukan nilai impor BBM. Meskipun pembelian minyak yang dilakukan oleh Indonesia melalui mekanisme forward trading, tetapi jangka waktunya tidak terlalu lama.

Faktor lain yang mempengaruhi impor minyak adalah tingkat konsumsi dalam negeri. Ia meramal, konsumsi minyak dalam negeri diperkirakan masih tetap tinggi. "Faktor harga dan konsumsi jika meningkat akan mendorong impor minyak kita," ujar Juniman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×