kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Duh! Nilai impor BBM bisa membengkak!


Rabu, 12 Februari 2014 / 18:58 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi cara cek penerima BSU tahap 2.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pergerakan harga minyak dunia saat ini masih terbilang tinggi. Bahkan trend harga cenderung mengalami kenaikan. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terus bergerak ke atas harga US$ 100 dolar per barel.

Jika trend kenaikan harga tetap terjadi, diprediksikan nilai impor Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun 2014 akan membengkak. Hal ini disampaikan oleh Ekonom Bank Internasional Indonesia (BII) Juniman di Jakarta, Rabu (12/2).

Juniman bilang, harga minyak berperan cukup besar dalam menentukan nilai impor BBM. Meskipun pembelian minyak yang dilakukan oleh Indonesia melalui mekanisme forward trading, tetapi jangka waktunya tidak terlalu lama.

Faktor lain yang mempengaruhi impor minyak adalah tingkat konsumsi dalam negeri. Ia meramal, konsumsi minyak dalam negeri diperkirakan masih tetap tinggi. "Faktor harga dan konsumsi jika meningkat akan mendorong impor minyak kita," ujar Juniman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×