kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Kemenkeu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada 2026 di Rentang 5,2%-5,8%


Rabu, 21 Mei 2025 / 06:30 WIB
Kemenkeu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada 2026 di Rentang 5,2%-5,8%
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan paparan pada Rapat Paripurna ke-18 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Menteri keuangan Sri Mulyani menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 berada di kisaran level 5,2% -5,8%


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 berada pada kisaran 5,2% hingga 5,8% 

Hal tersebut tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026 yang dibacakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Sidang Paripurna di DPR, Selasa (20/5).

Stabilisasi harga, daya beli yang terjaga, serta peningkatan kesempatan kerja diharapkan mampu memperkuat konsumsi rumah tangga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Respons Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara Soal Rotasi di Kementerian Keuangan

Kendati begitu, Sri Mulyani mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi 2926 akan dihadapkan pada berbagai dinamika global dan ketidakpastian yang meningkat. 

"Kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2026 pada kisaran 5,2% hingga 5,8% dengan tetap menjaga daya beli masyarakat, mendorong transformasi dan reformasi ekonomi termasuk hilirisasi sumber daya alam dan perbaikan iklim investasi dan sumber daya manusia," ujar Sri Mulyani dalam Sidang Paripurna DPR RI, Selasa (20/5).

Baca Juga: Serapan Belanja Pemerintah pada April Rendah, Ekonom: Defisit Anggaran Bisa Melebar

Menurutnya, laju pertumbuhan ini menjadi fondasi kuat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai 8% dalam beberapa tahun ke depan.

"Dengan terus konsisten mencapai visi Indonesia Maju 2045," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×