kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.908   22,00   0,12%
  • IDX 6.127   -19,86   -0,32%
  • KOMPAS100 790   -2,11   -0,27%
  • LQ45 605   -0,27   -0,04%
  • ISSI 214   -0,63   -0,29%
  • IDX30 336   0,16   0,05%
  • IDXHIDIV20 430   0,25   0,06%
  • IDX80 90   -0,24   -0,26%
  • IDXV30 117   0,29   0,25%
  • IDXQ30 110   0,18   0,16%

Kemenkeu akan menaikan harga jual eceran vape mulai 2020, berikut gambarannya


Rabu, 20 November 2019 / 16:56 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menata botol berisi cairan rokok elektronik (vape) di Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/11).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menaikkan harga jual eceran (HJE)  rokok elektrik atau vape mulai tahun 2020.  Kisaran kenaikan HJE untuk vape diperkirakan sama dengan kenaikan HJE rokok konvensional. 

Direktur Teknik dan Fasilitas Cukai Ditjen Bea Cukai (DJBC) Kemenkeu  Nirwala  Dwi Heryanto mengatakan, belum menetapkan besaran kenaikan HJE untuk vape. Hal tersebut masih dikaji dalam pembahasan yang masih berlangsung secara internal oleh DJBC. 

Baca Juga: Ombudsman akan lakukan review sistemik pada program BPNT

Namun, kisaran HJE kemungkinan berada di antara kenaikan HJE untuk rokok konvensional jenis Sigaret Kretek Mesin ( SKM ),  Sigaret Putih Mesin (SPM), dan  Sigaret Kretek Tangan ( SKT ) di tahun 2020. 

“Akan ada penyesuaian HJE, tapi masih belum ditetapkan mau mengikuti kenaikan jenis yang mana. Bisa mengikuti SKM, SPM, atau SKT, itu nanti kita lihat,” tutur Nirwala, Rabu (20/11). 

Menilik Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152 Tahun 2019 tentang  Tarif Cukai Hasil Tembakau, HJE untuk rokok jenis SKM, SPM, dan SKT mengalami kenaikan mulai tahun 2020. 

Baca Juga: Baru groundbreaking, Senen Jaya Blok 1 dan 2 telah terserap 40%




TERBARU

[X]
×