kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Kemenkes Rencanakan Survei Serologi Ketiga di Akhir Juni


Kamis, 09 Juni 2022 / 13:11 WIB
ILUSTRASI. Tim medis RS Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menjalani tes serologi, Selasa (11/8/2020).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana melakukan kembali survei serologi ketiga pada akhir Juni ini. Survei tersebut ditujukan untuk melihat kembali bagaimana kadar antibodi Covid-19 di masyarakat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan, nantinya hasil dari survei serologi dapat menjadi basis bagi pemerintah terutama Presiden, untuk menentukan kebijakan selanjutnya mengenai penanganan pandemi di Indonesia.

"Mudah-mudahan di minggu ketiga Juli sudah mulai keluar, kondisi antibodi masyarakat kita. Benar-benar Agustus nanti Pak Presiden bisa ambil satu kebijakan terkait dengan kemerdekaan Indonesia," tutur Budi dalam Video Conference Kementerian Kesehatan, Rabu (8/6).

Baca Juga: Waspada, Penyebaran 3 Subvarian Baru Omicron yang Lebih Menular Meluas

Saat ini kondisi kasus Covid-19 di Indonesia, diklaim relatif melandai. Diharapkan kondisi saat ini terus akan membaik hingga dua sampai tiga bulan ke depan.

"Kita sedang tunggu mudah-mudahan dalam dua sampai tiga bulan ke depan kalau tidak ada lonjakan yang berat, ya alhamdulillah artinya pengendalian pandemi di Indonesia sudah lumayan baik," imbuh Budi.

Baca Juga: Vaksinasi Booster Covid-19 Baru Mencapai 47 Juta Orang

Sebagai informasi pemerintah telah dua kali melakukan survei serologi untuk Covid-19. Serologi Survei pertama dilakukan pada November-Desember 2021 lalu dengan hasil 86,6% penduduk Indonesia telah memiliki antibodi Covid-19.

Kemudian pada survei sero kedua sebelum Lebaran 2022, terjadi kenaikan antibodi di masyarakat menjadi 99%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×