kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemenkes Rencanakan Survei Serologi Ketiga di Akhir Juni


Kamis, 09 Juni 2022 / 13:11 WIB
ILUSTRASI. Tim medis RS Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menjalani tes serologi, Selasa (11/8/2020).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana melakukan kembali survei serologi ketiga pada akhir Juni ini. Survei tersebut ditujukan untuk melihat kembali bagaimana kadar antibodi Covid-19 di masyarakat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan, nantinya hasil dari survei serologi dapat menjadi basis bagi pemerintah terutama Presiden, untuk menentukan kebijakan selanjutnya mengenai penanganan pandemi di Indonesia.

"Mudah-mudahan di minggu ketiga Juli sudah mulai keluar, kondisi antibodi masyarakat kita. Benar-benar Agustus nanti Pak Presiden bisa ambil satu kebijakan terkait dengan kemerdekaan Indonesia," tutur Budi dalam Video Conference Kementerian Kesehatan, Rabu (8/6).

Baca Juga: Waspada, Penyebaran 3 Subvarian Baru Omicron yang Lebih Menular Meluas

Saat ini kondisi kasus Covid-19 di Indonesia, diklaim relatif melandai. Diharapkan kondisi saat ini terus akan membaik hingga dua sampai tiga bulan ke depan.

"Kita sedang tunggu mudah-mudahan dalam dua sampai tiga bulan ke depan kalau tidak ada lonjakan yang berat, ya alhamdulillah artinya pengendalian pandemi di Indonesia sudah lumayan baik," imbuh Budi.

Baca Juga: Vaksinasi Booster Covid-19 Baru Mencapai 47 Juta Orang

Sebagai informasi pemerintah telah dua kali melakukan survei serologi untuk Covid-19. Serologi Survei pertama dilakukan pada November-Desember 2021 lalu dengan hasil 86,6% penduduk Indonesia telah memiliki antibodi Covid-19.

Kemudian pada survei sero kedua sebelum Lebaran 2022, terjadi kenaikan antibodi di masyarakat menjadi 99%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×