CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kemenhaj Rampungkan Mutasi 261 ASN, Mayoritas Berasal dari Pemda


Selasa, 21 Juli 2026 / 10:57 WIB
Diperbarui Selasa, 21 Juli 2026 / 13:34 WIB
Kemenhaj Rampungkan Mutasi 261 ASN, Mayoritas Berasal dari Pemda
ILUSTRASI. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai memperkuat kebutuhan sumber daya manusia dengan menerima 261 aparatur sipil negara (ASN) hasil seleksi mutasi karier 2026. 

Mayoritas pegawai yang bergabung berasal dari pemerintah daerah untuk mendukung pelayanan penyelenggaraan haji.

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan seleksi mutasi ASN karier tahun ini diikuti 1.772 pegawai negeri sipil (PNS). Dari jumlah tersebut, sebanyak 261 ASN dinyatakan lolos dan menyatakan komitmen bergabung dengan Kemenhaj.

Baca Juga: Kementerian Haji Tambah 261 ASN Baru, Ingatkan Integritas & Siap Layani Haji 2027

"Berdasarkan informasi dari BKN, seleksi ASN Karier Kemenhaj merupakan seleksi mutasi PNS terbesar yang pernah diselenggarakan oleh BKN," ujar Teguh dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).

Pernyataan itu disampaikan Teguh saat membuka Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi ASN Karier Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat.

Menurut Teguh, setelah dilakukan konfirmasi ulang melalui aplikasi MyASN Badan Kepegawaian Negara (BKN), seluruh 261 ASN menyatakan kesediaannya bergabung dengan Kemenhaj. Sementara itu, delapan ASN lainnya membatalkan proses perpindahan instansi dengan alasan yang mayoritas berkaitan dengan keluarga.

"Konfirmasi ulang dilakukan sebelum diterbitkannya Surat Keputusan Pindah Instansi oleh BKN untuk memastikan komitmen para pegawai bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah," katanya.

Ia merinci, dari 261 ASN yang bergabung, sebanyak 220 orang berasal dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Adapun 41 pegawai lainnya berasal dari sejumlah kementerian dan lembaga. Dua ASN belum mengikuti kegiatan pembekalan karena berhalangan hadir dan akan diikutsertakan pada Entry Program berikutnya.

Teguh mengatakan, Entry Program digelar untuk mempercepat penyesuaian para ASN baru terhadap lingkungan kerja di Kemenhaj. 

Baca Juga: Hadapi El Nino, Bapanas Klaim Stok Pangan Aman Cadangan Beras Tembus 5,24 Juta Ton

Selain mengenalkan visi, misi, tugas, dan fungsi organisasi, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat komitmen integritas para pegawai.

"Entry Program diperlukan untuk mempercepat adaptasi, memperkuat pemahaman terhadap visi, misi, tugas dan fungsi organisasi, serta menanamkan komitmen integritas sebagai ASN Kementerian Haji dan Umrah," ujarnya.

Selama pembekalan, peserta menerima materi kedisiplinan dan penguatan integritas dari jajaran TNI Angkatan Darat, pembekalan mengenai tugas dan fungsi Kemenhaj, serta materi psikologi dan motivasi spiritual.

"Melalui pembekalan ini, kami berharap para peserta dapat segera menyesuaikan diri, memahami tanggung jawabnya, dan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah," tutup Teguh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×