kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kemenhaj: Puncak Ibadah Haji di Armuzna Berjalan Lancar Meski Ada Kendala Minor


Sabtu, 30 Mei 2026 / 19:50 WIB
Kemenhaj: Puncak Ibadah Haji di Armuzna Berjalan Lancar Meski Ada Kendala Minor
ILUSTRASI. Kemenhaj mengungkapkan pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tahun ini secara umum berlangsung lancar. (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - MAKKAH. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkapkan pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tahun ini secara umum berlangsung lancar. Meski begitu, Kemenhaj mengakui masih ada sejumlah kendala kecil yang ditemukan di lapangan selama proses penyelenggaraan.

Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Dendi Suryadi mengatakan, salah satu indikator kelancaran penyelenggaraan haji terlihat dari pergerakan jemaah pada fase puncak ibadah yang berjalan tertib. Mulai dari keberangkatan jemaah dari hotel di Makkah menuju Arafah, kemudian pergerakan ke Muzdalifah, hingga melanjutkan perjalanan ke Mina berlangsung relatif baik.

"Secara umum, walaupun ada hambatan-hambatan sedikit, kita sudah bisa melaksanakan pelayanan ibadah ritual dengan baik, khususnya pergeseran jemaah dari hotel-hotel di Makkah menuju Arafah, kemudian ke Muzdalifah dan Mina," kata Dendi kepada tim Media Center Haji (MCH) di Jamarat, Mina, Jumat (29/5/2026) malam.

Baca Juga: Inflasi Mei 2026 Diprediksi Naik, Berikut Faktor Pendorongnya

Ia menjelaskan, saat ini penyelenggaraan ibadah haji tengah memasuki fase akhir operasional Armuzna. 

Jemaah yang mengambil nafar awal sebagian besar telah meninggalkan Mina sejak Jumat (29/5/2026). Sementara jemaah nafar tsani dijadwalkan menyelesaikan rangkaian mabit pada Sabtu (30/5/2026).

Dendi berharap seluruh jemaah yang mengambil nafar tsani dapat terangkut keluar dari Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah setelah waktu dzuhur.

"Besok (hari ini, red), kami harapkan setelah dzuhur semua sudah terangkut karena ternyata hari ini (kemarin, red) lebih banyak yang melakukan nafar awal," ujar purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Meski mengakui masih terdapat sejumlah keluhan dari jemaah, Dendi menegaskan, masalah yang muncul bersifat minor dan tidak mengganggu jalannya penyelenggaraan ibadah secara keseluruhan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mendukung kelancaran operasional haji, mulai dari petugas haji, DPR, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab Saudi, hingga Pemerintah Arab Saudi, khususnya Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga: Pemerintah Perketat PPh Final UMKM 0,5%, Ini Wajib Pajak yang Masih Berhak

"Kami banyak dibantu oleh berbagai pihak sehingga tugas-tugas pelayanan kepada jemaah dapat berjalan dengan baik," katanya.

Dendi pun mengingatkan seluruh petugas agar tidak cepat berpuas diri meskipun pelaksanaan puncak haji tahun ini mendapat banyak apresiasi. 

Menurutnya, tugas penyelenggaraan haji baru benar-benar selesai setelah seluruh jemaah kembali ke Tanah Air.

"Saya minta teman-teman jangan berpuas hati dan berpuas diri. Tugas kita selesai ketika kloter terakhir atau kloter 527 mendarat di Indonesia yang dijadwalkan pada 2 Juli mendatang," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×