kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Kemenag imbau hentikan perdebatan salam semua agama


Selasa, 12 November 2019 / 10:36 WIB
Kemenag imbau hentikan perdebatan salam semua agama
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi saat diperkenalkan Presiden RI, Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019).


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi meminta semua pihak menghentikan perdebatan perihal ucapan salam semua agama.

Menurut Zainut, perdebatan tersebut justru akan berpotensi mengganggu harmoni kerukunan beragama di Indonesia.

"Hendaknya semua pihak menghentikan perdebatan masalah ucapan salam karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu harmoni kehidupan umat beragama," ujar Zainut dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11).

Zainut mengungkapkan, Kementerian Agama menghargai adanya berbagai pandangan dan pendapat baik yang melarang maupun yang membolehkan pengucapan salam antaragama.

"Semua itu masih dalam koridor dan batas perbedaan yang dapat ditoleransi," tegas Zainut.

Semua pihak hendaknya membangun pemahaman yang positif, mengembangkan semangat toleransi dan merajut tali persaudaraan, baik persaudaraan Islam, persaudaraan kebangsaan maupun persaudaraan kemanusiaan.

"Kami mengimbau para pemimpin umat beragama melakukan dialog membahas dan mendiskusikan masalah tersebut (pengucapan salam) dengan cara kekeluargaan sehingga masing-masing pihak dapat memahami permasalahannya secara benar," kata Zainut.

Semangat kerukunan umat beragama, lanjut Zainut, harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku keberagamaan yang santun, rukun dan toleran. Selain itu, butuh pula sikap saling menghormati dan menerima perbedaan keyakinan kita masing-masing. (Dian Erika Nugraheny)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wamenag Imbau Hentikan Perdebatan Salam Semua Agama",

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×