kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kembangan 44 kawasan terpadu, Kemenakertrans gandeng pihak swasta


Rabu, 05 Januari 2011 / 13:53 WIB


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) juga bakal mengoptimalkan anggarannya untuk pengembangan kawasan transmigrasi. Sebelumny, Kemenakertrans fokus untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja.

Dari total pagu anggaran 2011 sebesar Rp 4,13 triliun, Kemenakertrans akan mengalokasikan sekitar Rp 1,35 triliun dua direktorat jenderal yang mengurusi transmigrasi, yakni Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT) dan Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi (PM2KT). Sekitar 73% atau setara Rp 994,48 miliar dari dana tersebut dikelola di tingkat daerah melalui pos dana tugas perbantuan.

Program utama ketransmigrasian tahun ini melanjutkan program serupa di tahun 2010, yakni mengembangkan 44 Kawasan Terpadu Mandiri. "Tidak ada penambahan tahun ini untuk KTM, kami meneruskan yang sudah dicanangkan dulu dan akan disinergikan dengan swasta," ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar, Rabu, (5/1).

Asal tahu saja, dari 44 KTM yang dicanangkan sejak 2007, baru delapan KTM yang pembinaannya sudah menunjukkan kemajuan. Kedelapan KTM tersebut tersebar di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Nusa Tenggaran Barat dan Sulawesi Tengah. Muhaimin mengungkapkan saat ini sudah cukup banyak pihak swasta yang berinvenstasi di KTM terutama di sektor perkebunan dan bio-energi.

Catatan KONTAN, hingga Oktober 2010 saja total investasi di delapan KTM tersebut sudah mencapai Rp 2 triliun. Sementara itu, rata-rata kebutuhan dana untuk pembangunan satu KTM selama lima tahun sekitar Rp 250 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×