kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kejar Rp 336 Triliun di 2026, Bea Cukai Andalkan AI hingga Penindakan Serentak


Selasa, 30 Desember 2025 / 19:11 WIB
Kejar Rp 336 Triliun di 2026, Bea Cukai Andalkan AI hingga Penindakan Serentak
ILUSTRASI. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tetapkan target penerimaan Rp336 triliun di 2026, optimalkan AI, modernisasi lab, dan penindakan


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menargetkan penerimaan negara sebesar Rp 336 triliun pada tahun 2026.

Target ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya Rp 301,6 triliun.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto mengatakan bahwa target tersebut telah memperhitungkan pengenaan bea keluar atas komoditas emas dan batubara.

Baca Juga: Akses Mineral Kritis RI ke AS Berpotensi Tambah Ekspor US$ 9,4 Miliar pada 2026

"Penyesuaian target tersebut dilakukan seiring dengan dinamika kebijakan fiskal," kata Nirwala di Jakarta, Selasa (30/12).

Menghadapi target yang dinilai menantang tersebut, Nirwala mengatakan bahwa Bea Cukai melakukan pengaturan ulang strategi pencapaian penerimaan dengan mengoptimalkan berbagai instrumen yang dimiliki.

Salah satu langkah utama yang ditempuh adalah pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memperkuat penelitian nilai pabean dan klasifikasi barang.

"Ini sekaligus mendorong percepatan dan kepastian layanan," katanya.

Selain penguatan teknologi, Bea Cukai juga terus melanjutkan modernisasi laboratorium kepabeanan.

Modernisasi ini didukung dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) guna memastikan akurasi pengawasan dan pelayanan.

Baca Juga: Disentil Prabowo dan Purbaya, Bea Cukai Terus Lanjutkan Pembenahan pada 2026

Di sisi pengawasan, strategi pencapaian penerimaan turut diperkuat melalui operasi penindakan yang dilaksanakan secara serentak dan terpadu.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga tingkat kepatuhan pengguna jasa sekaligus mengamankan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×