kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Kecelakaan Dir Adaro, pengendara Innova diperiksa


Selasa, 21 Agustus 2012 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Rights issue masih menjadi pilihan emiten untuk mencari dana segar di pasar modal.


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Kepala Subdit Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Sudarmanto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut yang menewaskan pembalap Andre Mamuaya pada Selasa (21/8) pagi. Polisi saat ini masih mendalami keterangan saksi dan juga korban selamat dalam kecelakaan itu.

"Kami belum tahu penyebabnya apa, berapa kecepatannya, karena belum masuk dalam penyidikan. Sekarang kami masih meminta keterangan awal dari Mahendra Tarigan, pengemudi Toyota Innova yang selamat dalam kecelakaan itu dan saksi-saksi," ujar Sudarmanto, Selasa siang, saat dijumpai mengamankan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.

Sudarmanto menjelaskan bahwa dari kronologi kecelakaan yang ada, sepeda motor sport Ducati yang dikemudikan Andre menyalip melaui jalur kiri dalam kecepatan tinggi. Di saat yang bersamaan, Toyota Innova yang dikemudikan Mahendra Tarigan sudah memberikan tanda lampu sen akan ke kiri untuk masuk ke dalam Plaza Central. Akhirnya, tabrakan pun tak terhindarkan.

Sepeda motor Andre pun menabrak bemper kiri Innova. Sementara tubuh Andre terpental hingga kepalanya membentur keras pot bunga di samping jalan. Andre tewas di tempat.

"Kami sekarang fokus untuk mengurus jenazahnya dulu," ujar Sudarmanto.

Ia melanjutkan, untuk kepentingan penyelidikan, mobil Toyota Kijang Innova B 1348 PKP dan sepeda motor Ducati B 5555 XS dibawa ke unit Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya di Pancoran, Jakarta Selatan. (Sabrina Asril/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×