kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

BNPB Catat 864 Titik Api, Kebakaran Lahan Meluas di Kalteng dan Sumsel


Rabu, 04 November 2026 / 19:23 WIB
BNPB Catat 864 Titik Api, Kebakaran Lahan Meluas di Kalteng dan Sumsel
ILUSTRASI. Kebakaran Hutan / Karhutla (REUTERS/Abriansyah Liberto)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton S.P. Panjaitan mengungkapkan adanya peningkatan titik api di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatera Selatan (Sumsel).

Berton menuturkan, terdapat total fire spot atau titik api sebanyak 864 titik serta luas lahan yang masih dalam penanganan seluas 1.615 hektar.

Baca Juga: Anggaran Subsidi Energi Naik demi Jaga Daya Beli, Kemenkeu Pastikan Defisit Terjaga

"Kalimantan Tengah jumlah hotspot meningkat 50 persen menjadi 425 dari hari kemarin, serta jumlah lahan yang dalam penanganan sebesar 664 hektare dan ini pun mengalami kenaikan 21 persen," kata Berton, dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu (4/11/2026).

Berton mengatakan, titik api di Sumatera Selatan juga bertambah sebanyak 60 titik atau naik sekitar 186 persen dari hari sebelumnya.

Sedangkan jumlah lahan terbakar yang saat ini ditangani ada 105 hektare atau naik 66 persen.

"Di Papua Selatan kita lihat bahwa ada titik api yang secara signifikan sudah turun menjadi 120, sedangkan luas lahan yang sedang ditangani adalah 203 hektare atau turun sebesar 78 persen," sebut dia. 

Lebih lanjut, di Nusa Tenggara Timur mengalami penurunan titik api 27 persen, tetapi jumlah lahan yang ditangani naik menjadi 58 hektare.

Baca Juga: Tambahan Subsidi Energi Jadi Rp 500 Triliun Bisa Tahan Inflasi, Tapi Ada Risikonya

Sementara itu, di Jambi terdapat peningkatan 150 titik api atau 134 persen dari sebelumnya dan untuk lahan dalam penanganan juga naik sebesar 403 hektare.

"Untuk Kalimantan Timur ada jumlah penurunan titik api 85, sedangkan jumlah lahan yang terbakar juga signifikan naik jadi 182 hektare," ujar dia.

BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah untuk bergerak cepat apabila menemukan titik api baru yang di wilayah masing-masing.

"Selagi masih bisa kita tangani tentu kita mengupayakan bersama secara maksimum upaya yang dilaksanakan," tutur Berton.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/11/04/18524791/bnpb-titik-api-di-kalimantan-tengah-dan-sumatera-selatan-meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×