kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Kebutuhan pembiayaan korporasi bulan Maret 2021 naik, industri pengolahan tertinggi


Sabtu, 17 April 2021 / 13:41 WIB
Kebutuhan pembiayaan korporasi bulan Maret 2021 naik, industri pengolahan tertinggi
ILUSTRASI. Bank Indonesia


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, kebutuhan pembiayaan korporasi meningkat pada bulan Maret 2021. Hal ini terlihat dari saldo bersih tertimbang (SBT) yang mencapai 16,6%. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, posisi dari SBT Maret 2021 yang sebesar 16,6%, lebih tinggi dibandingkan dengan SBT di bulan sebelumnya yang capai 8,2%. . 

“Peningkatan tertinggi ada pada sektor industri pengolahan,” kata dia dalam laporan Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan yang diterima Kontan.co.id, Jumat (16/4). 

Sektor industri pengolahan sendiri mencatat SBT sebesar 47%. Ini jauh meningkat dari SBT pada bulan Februari 2021 yang sebesar 1,6%. Kemudian disusul dengan sektor perdagangan yang mencatat SBT 2,6% atau naik dari 0,3% pada Februari 2021. 

Peningkatan SBT juga nampak pada sektor pertanian, perikanan, dan Kehutanan yang mencatat SBT sebesar 3,6%, naik dari SBT Februari 2021 yang sebesar 2,1%. 

Baca Juga: BI perkirakan inflasi April 2021 sebesar 0,15% mom

Bila menilik dari alasan peningkatan kebutuhan pembiayaan, sebagian besar responden atau sebanyak 78,2% menyatakan ini untuk mendukung aktivitas operasional. 

Kemudian, sebanyak 34,7% responden membutuhkan pembiayaan untuk membayar kewajiban yang jatuh tempo, 33,1% responden butuh untuk mendukung pemulihan pasca new normal, dan 15,3% responden membutuhkan pembiayaan untuk mendukung aktivitas investasi. 

Selanjutnya: Sampoerna Agro (SGRO) mampu pertahankan kinerja di tengah tantangan curah hujan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×