kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Kapolri: Banyak rekening mencurigakan di Bea Cukai


Selasa, 05 November 2013 / 17:22 WIB
ILUSTRASI. Gedung Kedutaan Besar AS di Kyiv, Ukraina. Anggota Parlemen Rusia Minta Militer Menyerang Kedubes AS di Ukraina.


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman mengungkapkan, pihaknya menerima banyak laporan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait rekening gendut pegawai Ditjen Bea dan Cukai.

"Laporan PPATK yang masuk cukup banyak dan itu menyangkut rekening yang dicurigai," kata Sutarman menjawab pertanyaan tentang rekening gendut pegawai Bea dan Cukai setelah memimpin acara tradisi pembaretan Formed Police Unit (FPU) Kontingen VI Indonesia di Pantai Tanjung Pasir, Teluk Naga, Tangerang, Banten, Selasa (5/11/2013).

Meskipun banyak rekening yang dicurigai, kata Sutarman, pihaknya harus mampu mencari bukti-bukti permulaan yang cukup bila kekayaannya berasal dari uang hasil kejahatan.

"Kita harus menatapkan dulu kejahatan asalnya atau predikat crime-nya. Setelah ditemukan predikat crimenya maka TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) bisa kita ungkap," katanya.

Selama kejahatan asalnya belum ditemukan, maka kepolisian akan kesulitan menjerat orang-orang yang memiliki rekening mencurigakan.

"Kecuali ada undang-undang pembuktian terbalik dari mana duitnya, itu ke depan akan bisa dilakukan. Tapi, saat ini dengan undang-undang TPPU, kita harus buktikan dulu predikat crime-nya, sehingga kita tidak sembarangan. Apakah rekening gendut itu dari hasil bisnis yang benar?" ujarnya. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×