kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Jubir: Soal PKS, SBY tunggu waktu yang tepat


Senin, 24 Juni 2013 / 21:11 WIB
ILUSTRASI. Alpukat efektif mengatasi diabetes dan obesitas.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih menunggu waktu yang tepat untuk menentukan sikap terkait keberadaan Partai Keadilan Sejahtera di dalam koalisi.

Ada yang disebut timing, kata Julian di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (24/6/2013), ketika ditanya bagaimana sikap Presiden terkait keberadaan PKS di koalisi dan tiga menteri PKS.

Julian mengatakan, sesuai code of conduct koalisi, jika ada perbedaan pandangan parpol koalisi yang tidak bisa disatukan, maka koalisi parpol tersebut sudah berakhir. Hanya, mengenai keputusan terkait posisi menteri, katanya, merupakan hak prerogatif Presiden.

Mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring secara terpisah membantah isu yang beredar bahwa ada menteri asal PKS yang akan mundur. Adapun mengenai reshuffle, pihaknya menyerahkan kepada Presiden.

Seperti diberitakan, isu reshuffle semakin kencang pasca-diputuskannya kenaikan harga premium dan solar. Selama pembahasan di DPR, Fraksi PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Bahkan, kader PKS sampai menggelar unjuk rasa. (Sandro Gatra/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×