kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

JP Morgan Prediksi Konsumsi Domestik Indonesia Tetap Kuat pada 2024


Rabu, 07 Februari 2024 / 15:13 WIB
JP Morgan Prediksi Konsumsi Domestik Indonesia Tetap Kuat pada 2024
Head of Indonesia Equities Research JP Morgan, Henry Wibowo saat media roundtable di Jakarta (1/3/2023). JP Morgan Prediksi Konsumsi Domestik Indonesia Tetap Kuat pada 2024.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktur Eksekutif JP Morgan Indonesia Henry Wibowo memperkirakan bahwa konsumsi domestik Indonesia pada tahun 2024 akan tetap kuat. 

Henry mengatakan, meski perekonomian global menunjukkan tren perlambatan, namun konsumsi domestik akan menjadi penopang pertumbuhan perekonomian Indonesia pada tahun ini.

Apalagi komposisi Produk Domestik Bruto (PBD) Indonesia, lebih dari 50% disumbang oleh konsumsi rumah tangga.

Baca Juga: Peningkatan Pendapatan Per Kapita Belum Mampu Dorong Konsumsi Rumah Tangga

Henry memperkirakan, PDB per kapita Indonesia akan melampaui US$ 5.000 pada tahun ini. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan PDB per kapita Indonesia periode 2023 yang mencapai US$ 4.919,7.

"Ini adalah angka yang menjadi milestone yang signifikan, karena angka ini adalah sama seperti di China pada tahun 2011," kata Henry dalam acara Economic Outlook 2024,Rabu (7/2).

Dirinya juga meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 masih akan berada pada range 4,5% hingga 5%.

Meski komoditas supercyle sudah hampir selesai, namun Henry melihat bahwa konsumsi domestik akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Apalagi pada tahun ini ada perhelatan pemilihan umum (pemilu) serentak.

Baca Juga: Kontribusi Industri Pengolahan Mengecil, Ini Penjelasan Menko Perekonomian

"Kita akan ada tiga event pemilu tahun ini. Ronde satu, kemungkinan ada ronde dua, kemudian dengan adanya pilgub juga di kuartal empat ini. Jadi harusnya domestik spendingya akan cenderung lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya," imbuh Henry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×