kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.957   -85,00   -0,47%
  • IDX 6.346   26,15   0,41%
  • KOMPAS100 834   2,63   0,32%
  • LQ45 634   -0,90   -0,14%
  • ISSI 219   1,63   0,75%
  • IDX30 357   -0,35   -0,10%
  • IDXHIDIV20 436   -2,92   -0,66%
  • IDX80 95   0,23   0,24%
  • IDXV30 120   -0,40   -0,34%
  • IDXQ30 114   -0,20   -0,17%

Jokowi sampaikan 3 upaya pemulihan ekonomi pada KTT IMT-GT


Kamis, 28 Oktober 2021 / 20:48 WIB
ILUSTRASI. Jokowi sampaikan 3 upaya pemulihan ekonomi pada KTT IMT-GT


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

Jokowi juga menyatakan dukungan Indonesia terhadap penyusunan cetak biru implementasi IMT-GT 2022-2026. Sehingga nantinya kerja sama dapat didorong lebih kuat ke depan.

Untuk diketahui, tahun ini adalah tahun terakhir pengimplementasian cetak biru IMT-GT periode 2017-2021. Dalam periode tersebut, pandemi Covid-19 menjadi tantangan selama hampir dua tahun dan mempengaruhi Gross Domestic Product (GDP) subkawasan.

Meski demikian, saat ini angka penyebaran virus Covid-19 sudah mulai dapat ditekan dan pemulihan ekonomi juga sudah mulai tampak. Oleh karena itu, komitmen agar pelaksanaan cetak biru 2022-2026 dapat berjalan baik dan berkontribusi pada pemulihan ekonomi harus terus ditingkatkan mengingat GDP IMT-GT telah meningkat 20% pada periode 2015-2019.

Baca Juga: Penuhi kebutuhan test, Kemenkes identifikasi daerah yang belum punya mesin PCR

"Dalam periode tersebut, Indonesia telah mencoba berkontribusi antara lain melalui pembangunan konektivitas fisik subkawasan senilai US$ 17,9 miliar dan dukungan proyek-proyek antara lain Bengkulu Digital and Tourism Village, Aceh Investment Sport, Batam Green City Initiative, dan sejumlah proyek-proyek lainnya," jelasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam KTT tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Selanjutnya: Kebut vaksinasi luar Jawa-Bali, peran swasta dibutuhkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×