kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.059   59,00   0,33%
  • IDX 5.749   -191,94   -3,23%
  • KOMPAS100 760   -25,75   -3,28%
  • LQ45 572   -16,53   -2,81%
  • ISSI 200   -6,45   -3,13%
  • IDX30 325   -9,13   -2,73%
  • IDXHIDIV20 404   -8,61   -2,09%
  • IDX80 86   -2,90   -3,27%
  • IDXV30 110   -3,10   -2,74%
  • IDXQ30 105   -2,62   -2,43%

Jokowi: Petani bisa jual beras secara online


Senin, 22 Januari 2018 / 08:15 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi


Reporter: Agus Triyono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengimbau petani untuk tidak langsung menjual gabah mereka usai panen. Dia meminta kepada masyarakat untuk mengolah gabah mereka menjadi beras terlebih dulu baru kemudian menjualnya.

Jokowi mengatakan, keuntungan terbesar bagi petani akan diperoleh ketika mereka menjual beras daripada menjual gabah. Maklum saja, selisih harga gabah dengan beras memang cukup besar.

Harga gabah Rp 3.500 per kilogram. Sedangkan harga beras berada di kisaran Rp 10.000- Rp 11.000 per kilogram. "Jadi, jual dalam bentuk beras," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan Minggu (21/1) malam.

Jokowi mengatakan, agar hasil penjuaan baik, petani juga harus berinovasi. Inovasi salah satunya bisa dilakukan dengan menjual beras dengan kemasan dan merek yang baik.

Penjualan juga tidak hanya ke wilayah sekitar. Jokowi meminta petani untuk mulai fokus dalam menjual berasnya ke daerah lain.

Penjualan menurutnya dapat dilakukan secara online melalui e-commerce dan media sosial. “Mulai harus seperti itu. Jadi pembelinya tidak sekitar itu kalau mulai online semua orang seluruh Indonesia, dunia, bisa membeli,” kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×