CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jokowi perintahkan realokasi dana pusat dan daerah untuk lawan virus corona


Jumat, 20 Maret 2020 / 10:30 WIB
Presiden Joko Widodo tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik,


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan agar pemerintah pusat dan daerah melakukan realokasi anggaran.

Belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan APBD yang tidak prioritas harus dialihkan. Hal itu guna menanggulangi penyebaran virus corona (Covid-19).

Baca Juga: BNPB: Prioritas rapid test untuk yang kontak langsung dengan pasien corona

"Saya perintahkan kepada semua menteri dan Pemda untuk memangkas rencana belanja APBN dan APBD yang tidak prioritas," ujar Jokowi saat menggelar rapat terbatas secara video conference di Istana Bogor, Jumat (20/3).

Beberapa penggunaan APBN dan APBD dinilai tidak menjadi prioritas. Antara lain seperti perjalanan dinas dan rapat yang saat ini tidak digunakan.

Ada tiga hal yang menjadi perhatian alokasi anggaran. Pertama adalah penggunaan anggaran dI bidang kesehatan terutama untuk penanggulangan Covid-19.

Baca Juga: Surya Paloh pinjamkan Hotel Bintang 5 ke pemerintah untuk penanganan corona




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×