kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Jokowi minta penyaluran bansos dipercepat


Kamis, 08 Oktober 2015 / 12:00 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta agar para menterinya segera mempercepat penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).  

Menurut Jokowi, percepatan pembagian tiga kartu itu dilakukan untuk memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat kurang mampu di tengah perlambatan ekonomi saat ini.

"Supaya masyarakat, terutama yang rentan memiliki daya tahan terhadap perlambatan ekonomi yang sedang terjadi," katanya, Rabu (7/10).

Selain meminta percepatan penyaluran, Jokowi juga meminta akurasi data penerima tiga kartu bantuan sosial itu.

Tujuannya, agar program ini bisa diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

Catatan saja, pada tahun ini, pemerintah menargetkan penyaluran KIS bisa menjangkau 96,4 juta penerima, KKS untuk 15,8 juta rumah tangga sasaran (RTS), dan program KIP untuk 19 juta siswa.

Seperti diketahui, program bantuan sosial yang disalurkan lewat tiga kartu sakti ini sempat menuai kritik.

Salah satu kritik yang dilontarkan terkait data masyarakat penerima bantuan yang kurang valid sehingga terjadi penyimpangan.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×