kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Jokowi minta menteri BUMN mengkaji pemberian hak kelola lahan bagi karyawan PTPN


Kamis, 21 Februari 2019 / 15:16 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini soemarno mengkaji pemberian hak kelola lahan bagi karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Hal itu disampaikan saat menemui Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) di kompleks istana negara. Pembagian hak kelola ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan.

"Presiden meminta kepada saya untuk melihat bagaimana karyawan bisa mendapatkan lahan," ujar Rini di kompleks istana, Kamis (21/2).

Rini bilang lahan diberikan bagi karyawan dengan masa kerja lebih dari 10 tahun. Usulan Jokowi, karyawan tersebut mendapatkam laham seluas 1.000 meter persegi.

Langkah tersebut dilakukan dengan tujuan meningkatkan komitmen menjaga kebun PTPN. Bila perkebunan terjaga, hasil produksi PTPN juga dapat meningkat.

"PTPN ini sangat besar, harus dijaga betul sehingga bisa memberikan kesejahteraan bagi karyawan mau pun masyarakat sekitarnya," terang Rini menyampaikan pesan presiden.

Selain penjagaan aset, PTPN pun didorong untuk melakukan pengembangan produk. Salah satu upaya yang perlu didorong adalah dengan melakukan pengembangan industri hilir.

Produksi industri hilir dapat memberikan nilai tambah bagi hasil perkebunan. Hal akan lebih menguntungkan bagi PTPN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×