CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Jokowi langsung kumpulkan menteri ekonomi baru


Rabu, 12 Agustus 2015 / 16:41 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Beberapa saat usai upacara pelantikan menteri Kabinet Kerja yang baru, Presiden Joko Widodo langsung mengumpulkan beberapa orang menteri barunya. Presiden memberi arahan mengenai tugas dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Beberapa menteri baru yang diangkat itu antara lain, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Thomas T. Lembong, dan Menko bidang Maritim Sofyan Djalil.

Darmin bilang, dia mendapat arahan dari Jokowi terkait kondisi ekonomi saat ini, antara lain bidang pangan dan antisipasi terhadap ancaman kekeringan. 

Kemudian, Jokowi juga mengingatkan pentingnya mempercepat pencairan anggaran. "Presiden menekankan pentingnya koordinasi," ujar Darmin, Rabu (13/8) di Istana Negara, Jakarta.

Sementara itu, terkait kondisi ekonomi global, dan tekanan terhadap pasar dalam negeri, Darmin mengatakan, pemerintah perlu mendorong semakin banyak modal yang masuk. 

Menurut dia, penjelasan lebih banyak akan disampaikan usai serah terima jabatan dengan Menko Perekonomian yang lama, Sofyan Djalil.

Sofyan dalam rapat koordinasi singkat itu menyampaikan beberapa pekerjaan yang perlu dilanjutkan Darmin. Misalnya masalah kelangkaan dan harga daging yang tinggi. "Saya sampaikan perkembangan terakhir kepada pak Darmin," kata Sofyan.

Sementara itu, Thomas Lembong enggan memberikan penjelasan mengenai pertemuan dan arahan yang diberikan Jokowi kepadanya. Turut hadir dalam rapat tersebut Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×