kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Jokowi kembali gelar ratas secara virtual, begini penjelasan pihak Istana


Senin, 27 Juli 2020 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo kembali memimpin rapat terbatas secara virtual. Jokowi membuka rapat terbatas mengenai pengarahan kepada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19. 

Menanggapi hal tersebut, pihak Istana menyampaikan rapat secara virtual dilakukan untuk efisiensi.

"Lebih efisien dan tentunya terjadwal dari Seskab (Sekretaris Kabinet) memang sudah vicon (virtual conference)," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada wartawan, Senin (27/7).

Baca Juga: Kasus Covid-19 melonjak, Jokowi minta menteri tak bertele-tele memberi laporan

Pada masa awal pandemi virus corona (Covid-19) rapat terbatas memang dilakukan secara virtual. Namun, memasuki adaptasi kebiasaan baru, Jokowi mulai melakukan rapat secara tatap muka.

Tentunya rapat tatap muka dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Setiap menteri dan tamu yang hadir diwajibkan mengenakan masker, menjaga jarak, serta melakukan pengujian secara cepat atau rapid test.

Heru memastikan bahwa nantinya tetap akan ada rapat secara tatap muka. Hal itu melihat dari ketersediaan waktu presiden.

"Tatap muka tetap ada, jadi melihat waktu bapak presiden jika padat maka lebih efisien vicon," terang Heru.

Baca Juga: Anggaran program PEN membengkak, BPK mengendus potensi penyalahgunaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×