kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Jokowi: Investasi di IKN Nusantara Adalah Membeli Masa Depan


Jumat, 07 Juni 2024 / 17:36 WIB
Jokowi: Investasi di IKN Nusantara Adalah Membeli Masa Depan
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim akan ada investor dari Uni Emirat Arab (UEA) yang akan berinvestasi di IKN. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/Spt.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim akan ada investor dari Uni Emirat Arab (UEA) yang akan berinvestasi di IKN. 

Jokowi mengatakan, investasi di IKN Nusantara adalah membeli masa depan. Ia bilang, harga tanah di IKN saat ini diperkirakan antara Rp 400.000 sampai Rp 800.000 per meter, di Balikpapan Rp 15 juta per meter, dan harga tanah di sejumlah wilayah Jakarta bisa mencapai Rp 100 juta sampai 200 juta per meter.

"Tapi harga itu saya sampaikan sekarang besok bisa berubah tergantung nanti pak Kepala Otorita IKN. Kalau yang minta banyak, otomatis, kalau demand nya gede, pasti otomatis naik," ujar Jokowi saat Groundbreaking Astra Biz Center IKN, Selasa (4/6).

Sebab itu, Ia mengajak agar para investor berinvestasi sekarang. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Sepaku Semoi di IKN Nusantara

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, telah membawa pemilik Emaar Properties dari Dubai Uni Emirat Arab, Mohamed Alabbar ke Nusa Dua, Mandalika, dan IKN Nusantara.

Alabbar disebutkan menyukai IKN dan menilai IKN sebagai salah satu tempat terbaik untuk investasi.

Mendengar pujian itu, Jokowi meminta Alabbar berinvestasi ke IKN.

"Dia langsung komitmen tapi ngga saya sebut angkanya karena belum sign, saya belum mau ngomong kalau belum tanda tangan betul, tapi gede banget dan akan kita tandatangani InsyaAllah nanti bulan Juli di Abu Dhabi atau di Dubai," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×