kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Jokowi ingin RI tinggalkan organisasi tak penting


Kamis, 22 Desember 2016 / 17:27 WIB
Jokowi ingin RI tinggalkan organisasi tak penting


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah mengevaluasi keanggotaan Indonesia di organisasi internasional. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, evaluasi dilakukan karena pemerintah ingin keikutsertaan Indonesia di organisasi internasional benar- benar bisa memberi manfaat bagi kepentingan nasional.

Jokowi tidak ingin keikutsertaan Indonesia di organisasi internasional hanya ikut- ikutan dan tidak memberikan kontribusi ke kepentingan nasional.

Selain itu, evaluasi dilakukan karena saat ini jumlah organisasi internasional yang diikuti Indonesia mencapai lebih dari 230 organisasi. "Ini jumlah yang tidak kecil, jumlah banyak," katanya di Jakarta Kamis (22/12).

Alasan ketiga, evaluasi dilakukan karena keanggotaan Indonesia dalam organisasi internasional juga berdampak pada keuangan negara. Maklum saja, untuk ikut di organisasi internasional, Indonesia juga harus membayar iuran.

"Maka itu, pertimbangkan kemampuan dan efektivitas penggunaan uang negara yang kita pakai untuk organisasi itu, jangan sampai sudah bayar, tidak berikan manfaat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×