kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Jokowi ingin MRT jalur kedua dibahas dari awal


Rabu, 16 Januari 2013 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Sukuk Negara Ritel seri SR015.


Reporter: Fahriyadi

JAKARTA. Formula komposisi pembiayaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) jalur Lebak Bulus-Bunderan HI sudah diputuskan. Namun, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, komposisi untuk jalur MRT selanjutnya yakni Bunderan HI-Kampung Bandan harus berbeda.

"Kami ingin nanti jalur Bunderan HI-Kampung Badan itu beda dengan proyek sekarang kerena yang akan mulai dibicarakan dari awal," ujar Jokowi usai bertemu dengan Wakil Presiden, Boediono di Istana Wapres, Rabu (16/1). Hari ini, pemerintah mengumumkan bahwa pembiayaan MRT Lebak Bulus-Bunderan HI ditanggung Pemprov DKI 51% dan Pemerintah Pusat 49%.

Jokowi menyatakan bahwa Bunderan HI-Kampung Bandan tak bisa disamakan dengan Lebak Bulus-Bunderan HI. Sebab, Detail Engineering Desain (DED) ja;ur ini belum dikerjakan sehingga negosiasi dapat dimulai dari awal. "Jika negosiasi di tengah seperti ini cukup merepotkan," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×