kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Jokowi ingin MRT jalur kedua dibahas dari awal


Rabu, 16 Januari 2013 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Sukuk Negara Ritel seri SR015.


Reporter: Fahriyadi |

JAKARTA. Formula komposisi pembiayaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) jalur Lebak Bulus-Bunderan HI sudah diputuskan. Namun, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, komposisi untuk jalur MRT selanjutnya yakni Bunderan HI-Kampung Bandan harus berbeda.

"Kami ingin nanti jalur Bunderan HI-Kampung Badan itu beda dengan proyek sekarang kerena yang akan mulai dibicarakan dari awal," ujar Jokowi usai bertemu dengan Wakil Presiden, Boediono di Istana Wapres, Rabu (16/1). Hari ini, pemerintah mengumumkan bahwa pembiayaan MRT Lebak Bulus-Bunderan HI ditanggung Pemprov DKI 51% dan Pemerintah Pusat 49%.

Jokowi menyatakan bahwa Bunderan HI-Kampung Bandan tak bisa disamakan dengan Lebak Bulus-Bunderan HI. Sebab, Detail Engineering Desain (DED) ja;ur ini belum dikerjakan sehingga negosiasi dapat dimulai dari awal. "Jika negosiasi di tengah seperti ini cukup merepotkan," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×