kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Jokowi ingin MRT jalur kedua dibahas dari awal


Rabu, 16 Januari 2013 / 14:21 WIB
Jokowi ingin MRT jalur kedua dibahas dari awal
ILUSTRASI. Sukuk Negara Ritel seri SR015.


Reporter: Fahriyadi |

JAKARTA. Formula komposisi pembiayaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) jalur Lebak Bulus-Bunderan HI sudah diputuskan. Namun, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, komposisi untuk jalur MRT selanjutnya yakni Bunderan HI-Kampung Bandan harus berbeda.

"Kami ingin nanti jalur Bunderan HI-Kampung Badan itu beda dengan proyek sekarang kerena yang akan mulai dibicarakan dari awal," ujar Jokowi usai bertemu dengan Wakil Presiden, Boediono di Istana Wapres, Rabu (16/1). Hari ini, pemerintah mengumumkan bahwa pembiayaan MRT Lebak Bulus-Bunderan HI ditanggung Pemprov DKI 51% dan Pemerintah Pusat 49%.

Jokowi menyatakan bahwa Bunderan HI-Kampung Bandan tak bisa disamakan dengan Lebak Bulus-Bunderan HI. Sebab, Detail Engineering Desain (DED) ja;ur ini belum dikerjakan sehingga negosiasi dapat dimulai dari awal. "Jika negosiasi di tengah seperti ini cukup merepotkan," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×