kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jokowi ingin MRT jalur kedua dibahas dari awal


Rabu, 16 Januari 2013 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Sukuk Negara Ritel seri SR015.


Reporter: Fahriyadi

JAKARTA. Formula komposisi pembiayaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) jalur Lebak Bulus-Bunderan HI sudah diputuskan. Namun, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, komposisi untuk jalur MRT selanjutnya yakni Bunderan HI-Kampung Bandan harus berbeda.

"Kami ingin nanti jalur Bunderan HI-Kampung Badan itu beda dengan proyek sekarang kerena yang akan mulai dibicarakan dari awal," ujar Jokowi usai bertemu dengan Wakil Presiden, Boediono di Istana Wapres, Rabu (16/1). Hari ini, pemerintah mengumumkan bahwa pembiayaan MRT Lebak Bulus-Bunderan HI ditanggung Pemprov DKI 51% dan Pemerintah Pusat 49%.

Jokowi menyatakan bahwa Bunderan HI-Kampung Bandan tak bisa disamakan dengan Lebak Bulus-Bunderan HI. Sebab, Detail Engineering Desain (DED) ja;ur ini belum dikerjakan sehingga negosiasi dapat dimulai dari awal. "Jika negosiasi di tengah seperti ini cukup merepotkan," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×