kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Proyek MRT tunggu keputusan pemerintah


Selasa, 15 Januari 2013 / 13:17 WIB
ILUSTRASI. Poundtserling. Leon Neal/Pool via REUTERS


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengutarakan akan segera memutuskan nasib mega proyek Mass Rapid Transit (MRT). Keputusan diambil setelah Pemerintah pusat memberikan hasil keputusan tentang diterima atau tidaknya beban investasi.

"Saya tinggal menunggu hasilnya saja, hasilnya berapa. Jika itu sudah, akan saya dihitung dan akan diputuskan. Proses pengambilan keputusan kira-kira sehari atau semalam setelah mengetahui hasil keputusan, menghitungnya mudah," ujar Jokowi saat ditemui di Hotel Borobudur, Selasa (15/1).

Namun, dia tak menjawab ketika ditanya kemungkinan yang terjadi jika porsi pembiayaan masih lebih besar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI daripada pemerintah pusat. "Dihitung dulu, setelah itu baru diketok," katanya.

Sekedar informasi, siang ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Radjasa bersama tim pengkaji proyek MRT seperti Kementerian Perhubung, Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pekerjaan Umum akan menggelar rapat dan memutuskan hasil kajian soal permintaan beban pembiayaan yang diminta Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi mengaku telah mengajukan angka 60% pemerintah pusat dan 40% Pemprov DKI. Menurut Jokowi angka tersebut paling realistis untuk membangun proyek yang akan meminjam dana dari Japan Investment Cooperation Agency (JICA) sebesar 120 Miliar yen. Saat ini pola pembiayaan MRT sebesar 58% Pemprov DKI dan 42% pemerintah pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×