kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Jokowi ingin ekonomi 2018 tumbuh 5,4%- 6,1%


Rabu, 15 Maret 2017 / 17:19 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin pertumbuhan ekonomi 2018 digenjot. Dia berharap pertumbuhan pada tahun tersebut bisa dipacu di kisaran 5,4%-6,1%.

Atas keinginan itu, Jokowi memerintahkan menterinya untuk kerja keras agar target itu bisa dicapai.

"Kerja keras, lakukan langkah konkrit, tidak bekerja sesuai rutinitas, monoton," kata Presiden saat membuka Sidang Kabinet Paripurna tentang Kapasitas Fiskal dan Pagu Indikatif 2018 di Istana Negara, Rabu (15/3).

Selain itu, Presiden juga memerintahkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas untuk merancang RAPBN yang baik dan optimis, kredibel tapi realistis.

"Susun sejalan dengan perbaikan ekonomi dunia, kita harus berani meningkatkan target pertumbuhan 2018," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×