kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Jokowi: Hukuman mati WNA tak ganggu diplomatik


Rabu, 24 Desember 2014 / 20:32 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Indomaret Periode 7-9 Juli 2023.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyebut hukuman mati terhadap terpidana narkoba yang berstatus Warga Negara Asing (WNA) tidak akan mengganggu hubungan diplomatik Indonesia dengan negara terkait. "Enggak (akan mengganggu hubungan diplomatik)," ujar Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Menurut Jokowi, perlu dibedakan antara hubungan diplomatik suatu negara dengan pelaksanaan hukum. Masalah kejahatan narkoba menurutnya suatu hal yang serius dan perlu dilaksanakan hukuman seberat-beratnya.

"Itu urusan yang berbeda. Kamu juga harus mengerti, setiap hari 40 sampai 50 orang generasi kita meninggal. Mati karena narkoba. Itu yang harus dicatat. Sehari lho bukan setahun," kata Jokowi.

Seperti diketahui, kejaksaan akan melaksanakan hukuman mati terhadap 5 sampai 6 terpidana kasus kejahatan narkoba pada akhir tahun ini. Diduga, enam dari terpidana mati tersebut diantaranya WNA. Namun belum diketahui nama-nama terpidana mati itu. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×