kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi dukung industri makanan dan minuman jadi prioritas ekspor


Senin, 18 Februari 2019 / 18:47 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TANGERANG. Presiden Joko Widodo berjanji akan mendukung pengembangan industri makanan dan minuman (mamin). Salah satunya dengan menjadikan industri ini sebagai prioritas ekspor Indonesia. Industri  mamin menjadi prioritas  karena mencatat pertumbuhan ekspor 9%.

"Pertumbuhan ekspor mamin 9% itu gede banget sehingga industri ini harus diberikan dukungan," ujar Jokowi saat melepas ekspor kontainer ke 250.000 PT Mayora Indah Tbk (MYOR), Senin (18/2).

Industri mamin memang menjadi andalan ekspor Indonesia. Pasalnya, Indonesia yang kaya komoditas mampu memasok bahan baku bagi industri mamin. Jokowi mencontohkan produk MYOR yang diekspor. Bahan baku produk tersebut 100% merupakan hasil dari produksi lokal Indonesia.

"Ini yang kita harapkan ke depan, produk komoditas lokal tapi orientasi pada ekspor," terang Jokowi.

Ekspor dianggap sebagai salah satu skema kinci perekonomian. Oleh karena itu regulasi terkait ekspor disederhanakan sehingga proses ekspor dapat dilakukan lebih cepat.

Selain ekspor, Jokowi juga menyebutkan investasi sebagai kunci ekonomi. Investasi terus didorong dengan kemudahan terutama bagi industri berorientasi ekspor serta produk substitusi impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×