kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jokowi dukung industri makanan dan minuman jadi prioritas ekspor


Senin, 18 Februari 2019 / 18:47 WIB


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TANGERANG. Presiden Joko Widodo berjanji akan mendukung pengembangan industri makanan dan minuman (mamin). Salah satunya dengan menjadikan industri ini sebagai prioritas ekspor Indonesia. Industri  mamin menjadi prioritas  karena mencatat pertumbuhan ekspor 9%.

"Pertumbuhan ekspor mamin 9% itu gede banget sehingga industri ini harus diberikan dukungan," ujar Jokowi saat melepas ekspor kontainer ke 250.000 PT Mayora Indah Tbk (MYOR), Senin (18/2).

Industri mamin memang menjadi andalan ekspor Indonesia. Pasalnya, Indonesia yang kaya komoditas mampu memasok bahan baku bagi industri mamin. Jokowi mencontohkan produk MYOR yang diekspor. Bahan baku produk tersebut 100% merupakan hasil dari produksi lokal Indonesia.

"Ini yang kita harapkan ke depan, produk komoditas lokal tapi orientasi pada ekspor," terang Jokowi.

Ekspor dianggap sebagai salah satu skema kinci perekonomian. Oleh karena itu regulasi terkait ekspor disederhanakan sehingga proses ekspor dapat dilakukan lebih cepat.

Selain ekspor, Jokowi juga menyebutkan investasi sebagai kunci ekonomi. Investasi terus didorong dengan kemudahan terutama bagi industri berorientasi ekspor serta produk substitusi impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×