kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.968   121,00   0,68%
  • IDX 6.116   -79,29   -1,28%
  • KOMPAS100 811   -13,46   -1,63%
  • LQ45 609   -10,35   -1,67%
  • ISSI 212   -2,84   -1,33%
  • IDX30 345   -4,85   -1,39%
  • IDXHIDIV20 424   -4,03   -0,94%
  • IDX80 92   -1,74   -1,86%
  • IDXV30 116   -1,40   -1,19%
  • IDXQ30 111   -1,35   -1,21%

Jokowi bingung kemana larinya fee iklan monorel


Rabu, 26 Februari 2014 / 11:43 WIB
ILUSTRASI. Teh hijau adalah salah makanan dan minuman penurun kolesterol alami.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku tidak mengetahui kemana larinya fee atau pembayaran iklan yang terpampang di tiang-tiang monorel.

"Nah itu juga. Tiang-tiang monorel iklannya punya kita atau siapa? Kan masih ramai," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Jokowi mengatakan, seharusnya pembayaran iklan yang terpampang di tiang monorel seperti yang terlihat di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan dan Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat masuk ke Dinas Pajak DKI.

Namun, mantan wali kota Solo ini mempertanyakan siapa yang menyewakan tiang-tiang itu ke pihak ketiga. Sebab PT Adhi Karya (ADHI) selaku pemilik tiang tidak menerima fee dari iklan-iklan tersebut.

"Seharusnya tetap masuk ke Dinas Pajak, tapi kan jualan ke luarnya oleh siapa. Oleh mereka? Untungnya jadi ke sana. Disitu masih ramai," ucap Jokowi. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×