kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jokowi bingung kemana larinya fee iklan monorel


Rabu, 26 Februari 2014 / 11:43 WIB
ILUSTRASI. Teh hijau adalah salah makanan dan minuman penurun kolesterol alami.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku tidak mengetahui kemana larinya fee atau pembayaran iklan yang terpampang di tiang-tiang monorel.

"Nah itu juga. Tiang-tiang monorel iklannya punya kita atau siapa? Kan masih ramai," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Jokowi mengatakan, seharusnya pembayaran iklan yang terpampang di tiang monorel seperti yang terlihat di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan dan Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat masuk ke Dinas Pajak DKI.

Namun, mantan wali kota Solo ini mempertanyakan siapa yang menyewakan tiang-tiang itu ke pihak ketiga. Sebab PT Adhi Karya (ADHI) selaku pemilik tiang tidak menerima fee dari iklan-iklan tersebut.

"Seharusnya tetap masuk ke Dinas Pajak, tapi kan jualan ke luarnya oleh siapa. Oleh mereka? Untungnya jadi ke sana. Disitu masih ramai," ucap Jokowi. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×