kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

JK akui belum dipinang PDIP jadi cawapres Jokowi


Senin, 12 Mei 2014 / 13:50 WIB
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Jusuf Kalla (JK) disebut sebagai calon kandidat terkuat mendampingi Joko Widodo (Jokowi), calon presiden dari PDIP Perjuangan. Namun, menurut JK, hingga saat ini dirinya masih menunggu pinangan dari PDIP Perjuangan.

"Saya belum berkomunikasi dengan Ibu Megawati. Kita lihat nanti kedepannya seperti apa," ujar JK di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Senin (12/5).

Menanggapi safari politik Jokowi ke kampung halaman JK di Makasar pekan lalu, JK mengaku senang dan  menilai sebagai langkah yang bagus untuk Jokowi.

Namun, JK menolak jika langkah politik Jokowi tersebut sebagai tanda bahwa dirinya yang dipilih Jokowi sebagai calon wakil presiden.

Jumat (16/5) Jokowi akan mengumumkan nama pendamping dirinya sebagai calon presiden dari PDIP.

Ahmad Basarah, politisi PDIP mengatakan, pengumuman pendamping dirinya akan dilakukan sebelum pendaftaran capres dan cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sejauh ini, PDIP masih berdiskusi dengan dua partai koalisinya, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menentukan calon wakil presiden Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×