kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Jika DPR Sahkan UU Ini, Partai Buruh Ancam Mogok Nasional 3 Hari 3 Malam


Sabtu, 14 Mei 2022 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Partai Buruh akan menyerukan mogok nasional jika DPR mengesahkan revisi UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (RUU PPP).


Sumber: Kompas TV | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Partai Buruh mengancam akan menyerukan mogok nasional jika DPR mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (RUU PPP). Sebab, RUU PPP ini sebagai jalan untuk perbaikan UU Cipta Kerja.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, RUU PPP sangat berbahaya karena telah menghilangkan partisipasi publik. RUU PPP itu hanya didiskusikan di kampus dan diklaim sudah mewakili partisipasi publik.

"Kami meminta setelah anggota DPR masuk kembali setelah reses, jangan mengesahkan revisi UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Hal itu hanya akal-akalan hukum dan berbahaya, karena menghapus pastisipasi publik," ujar Said saat orasi di depan gedung DPR saat aksi May Day Fiesta, Sabtu (14/5).

Baca Juga: Hari Ini Puncak May Day, Buruh Bakal Padati GBK, Apa Tuntutannya?

Said menambahkan, hingga saat ini buruh menolak akan adanya UU Cipta Kerja. Pengesahan UU Cipta Kerja juga menjadi dasar Partai Buruh dan serikat buruh lain melakukan demo untuk memperjuangkan penolakan UU Cipta Kerja.

Menurut Said, jika DPR memaksa mengesahkan RUU PPP dengan dilanjutkan dengan pembahasan UU Cipta Kerja, maka buruh akan mengelar mogok massal di seluruh Indonesia.

"Kami pastikan akan mengorganisir mogok nasional. Setop produksi, 5 juta buruh akan berhenti berproduksi di seluruh Indonesia. Kami mempersiapkan mogok ini tiga hari tiga malam jika Omnibus Law tetap dipaksakan untuk disahkan," ujar Said Iqbal.

Selain di Jakarta, aksi May Day Fiesta ini juga digelar di lima kota industri dan kota-kota pertanian. Seperti di Makassar, Medan, Bengkulu, Pekanbaru, Banjarmasin, Palangkaraya, Ternate, Papua, NTB, Gorontalo, dan kota-kota besar lainnya.

Baca Juga: KSP Tegaskan Komitmen Jokowi Memberikan Jaminan Sosial untuk Pekerja

Penulis : Johannes Mangihot
Editor : Gading Persada

Artikel ini sudah tayang di Kompas.tv dengan judul,"Buruh Ancam Mogok Nasional 3 Hari 3 Malam, Minta DPR Tidak Sahkan Ini".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×