kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Jepang pastikan komitmennya untuk investasi di Indonesia


Selasa, 15 Maret 2011 / 07:37 WIB
ILUSTRASI.  PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Walaupun Jepang dihajar tsunami komitmen mereka tetap terhadap Metropolitan Priority Area (MPA) dan proyek-proyek yang mereka usulkan di Indonesia seperti pembenahan pelabuhan dan jalan tetap berjalan.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Perindustrian dan Perdagangan Edy Putra Irawady mengaku mendapat kepastian itu setelah menghubungi Fumihiko Igarashi, Senior Vice Minister of Finance dan Atsuko Shibota. “Bahkan mereka menawarkan kerjasama-kerjasama pembangunan trade facilitation,” tuturnya, dari Jepang. Senin, (14/3).

Menurut Edi tsunami hanya berdampak pada Sendai Port dan Yokohama. “Saya tadinya khawatir karena adanya shortage listrik akan berpengaruh pada produksi di Jepang,” terangnya. Tapi ternyata Osamu Mizui, Director Information Management Office dari Biro Kepabeanan dan tarif bilang, bisa saja perusahaan-perusahaan Jepang memindahkan sementara produksinya ke luar Jepang termasuk Indonesia seperti komponen dan bahan baku. “Hebatnya lagi National Single Window Jepang tidak terpengaruhdengan peristiwa ini,” terangnya.

Sebagai gambaran perdagangan non migas Indonesia dengan Jepang, ekspor non migas tahun 2009 US$ 11.979,0 juta, tahun 2010 US$ 16.496,5 juta. Sementara impor non migas tahun 2009 US$ 13.491,4 juta dan tahun 2010 US$ 19.688,0 juta.

“Komoditi ekspor kita umumnya produk primer seperti karet, batu bara, alumunium, minyak nabati, rempah-rempah, kakao, kopi, perikanan, dan sebagainya. Produk manufaktur yang banyak di eskpor kesini adalah produk peralatan rumah tangga, office supplies, komponan dan aksesories otomotip, barang elektronik (pola buy back),dan sebagainya,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×