Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), Senin (14/9/2026). Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang dicopot dalam perombakan Kabinet Merah Putih.
Penunjukan ini membawa Suahasil ke posisi tertinggi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) setelah sebelumnya selama bertahun-tahun berada di lingkaran perumusan kebijakan fiskal pemerintah.
Suahasil bukan sosok baru bagi Kemenkeu. Ia sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo dan kembali dipercaya menduduki posisi tersebut ketika Prabowo membentuk Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024.
Sebelum menjadi Wamenkeu, Suahasil pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF), lembaga yang berperan dalam merumuskan kebijakan fiskal pemerintah.
Baca Juga: Profil Suahasil Nazara: Sosok Eks Wamenkeu Sejak Sri Mulyani, Kini Jabat Menkeu
Ia mulai menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala BKF pada 6 Februari 2015, sebelum ditetapkan secara definitif pada 31 Oktober 2016.
Setelah sekitar tiga tahun memimpin BKF, Suahasil dilantik sebagai Wamenkeu pada 25 Oktober 2019. Pengalaman panjang tersebut kini menjadi modalnya untuk memimpin Kemenkeu secara langsung.
"Kita lanjutkan pekerjaan, bukan masalah berubah," kata Suahasil seusai dilantik sebagai Menkeu.
Berawal dari akademisi
Sebelum masuk ke pemerintahan, Suahasil membangun karier panjang di dunia akademik.
Ia mulai menjadi dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) pada 1999 dan dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi UI pada 2009.
Di lingkungan UI, Suahasil pernah menjabat Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada 2004-2005, Kepala Lembaga Demografi pada 2005-2008, serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009-2013.
Pengalamannya kemudian berkembang ke ranah kebijakan publik. Pada 2009-2011, ia menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal.
Baca Juga: Yield SBN Naik, Guru Besar UI Ingatkan Beban Bunga Utang Pemerintah
Ia juga menjadi Wakil Ketua Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) hingga 2015.
Pada 2010-2015, Suahasil dipercaya sebagai Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013-2014.
Dari sisi pendidikan, Suahasil merupakan lulusan S1 Ekonomi Universitas Indonesia pada 1994.
Ia kemudian meraih gelar master dari Cornell University pada 1997 dan menyelesaikan pendidikan doktoral bidang ekonomi di University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.













